Lewat Khutbah Jumat, Dai Polri Ajak Jamaah Masjid di Poso Tingkatkan Iman dan Taqwa

-News, Religi-
oleh

Nesia – Upaya mempererat silaturahmi dengan terus dilakukan Polri melalui berbagai cara. Kali ini, Satgas II Preemtif Ops hadir lewat mimbar khutbah Jumat di Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan , Kabupaten Poso, Jumat (3/10/2025).

tim Da'i Polri, yakni Ipda Ilham Sriwan, tampil di mimbar masjid untuk menyampaikan khutbah mengajak jamaah agar terus meningkatkan iman, menjaga persaudaraan, dan membangun di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Dirikan Tenda Darurat, Satgas Madago Raya Pastikan Program Pendidikan di Poso Tetap Berjalan

Dalam khutbahnya, Da'i Polri mengatakan bahwa merupakan kunci kebahagiaan hidup.

“Iman dan taqwa adalah bekal utama kita, baik untuk kehidupan dunia yang singkat maupun kehidupan akhirat yang kekal,” ujarnya.

Tak hanya soal ibadah, pesan bijak juga disampaikan terkait arus informasi di era digital. Jamaah diingatkan agar tidak terburu-buru menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya. Hal itu bisa menimbulkan keresahan, bahkan perpecahan antarwarga.

Baca Juga:  Polda Sulteng Gandeng Seluruh Stakeholder dan Elemen Masyarakat, Wujudkan Pilkada Damai 2024

“Sebagai umat muslim, kita diajarkan untuk tabayyun. Pastikan dulu kebenaran informasi sebelum kita menyebarkannya,” ucap Ipda Ilham Sriwan.

Ipda Ilham Sriwan juga menyampaikan pentingnya menjaga rasa persaudaraan. Ia menggambarkan umat Islam seperti satu tubuh, di mana ketika salah satu bagian sakit maka seluruh tubuh ikut merasakannya. Karena itu, umat diajak terus saling menghargai dan menjaga kebersamaan.

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas Poso, Dai Polri Perkuat Peran Tokoh Agama dalam Pencegahan Radikalisme

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari jamaah. Para pengurus masjid bahkan menyampaikan kepada tim Da'i Polri yang dinilai membawa pesan damai dan menyejukkan lewat khutbah Jumat.

“Terima kasih atas kehadiran tim Da'i Polri. Kami siap bersinergi untuk menjaga dan ketertiban agar Poso selalu kondusif,” ujar Ahmad salah satu pengurus Masjid Nurul Yaqin.

banner

Komentar