Satgas Madago Raya Perkuat Pendekatan Humanis dengan Eks Napiter di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Upaya deradikalisasi terus dilakukan Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya. Melalui pendekatan humanis dan persuasif, polisi melaksanakan kegiatan sambang silaturahmi kepada warga binaan eks di Kecamatan Pesisir, Poso, Kamis (4/9/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung Kanit Binmas Poso Pesisir, Ipda Ramlin. Ia mendatangi kediaman warga binaan, yakni Anwar Rifai alias Ustadz Reza dan Rafli alias Abi Yusuf, yang tinggal di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Jalan Trans Sulawesi.

Baca Juga:  Semarakkan HUT RI ke-80, Satgas Madago Raya Serentak Pasang Umbul-Umbul di Wilayah Operasi

Dalam pertemuan tersebut, Ipda Ramlin menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Ia mengajak warga binaan, khususnya eks napiter, untuk ikut menjaga keamanan lingkungan sekaligus menjadi teladan bagi sekitar dalam menolak paham radikal.

“Peran eks napiter sangat penting. Kami berharap mereka bisa menjadi agen perdamaian agar situasi tetap aman dan kondusif,” kata Ipda Ramlin.

Baca Juga:  Momen Hari Buruh, Dai Polri Sambangi Pelabuhan Parigi Ajak Jaga Kerukunan dan Keamanan

Rafli, salah satu warga binaan yang sempat bergabung kelompok , kini kembali hidup bersama keluarga dan bekerja sebagai petani. Ia menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat membuat warga merasa lebih tenang.

“Kehadiran kepolisian sangat dibutuhkan. Dengan begini, masyarakat merasa aman dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Rafli.

Sementara itu, warga di Dusun Tamanjeka juga mengaku semakin terbuka terhadap pihak kepolisian. Mereka menyatakan siap bekerja sama dalam mendukung Operasi Madago Raya untuk mencegah munculnya potensi gangguan keamanan.

Baca Juga:  Silaturahmi Kamtibmas di Poso Pesisir, Satgas Madago Raya Gelar Diskusi dengan Para Tokoh

Melalui sambang silaturahmi ini, menegaskan pentingnya kemitraan dengan masyarakat. Harapannya, langkah tersebut dapat memperkuat stabilitas keamanan di Poso sekaligus menutup penyebaran paham di .

banner

Komentar