Satgas Madago Raya Perkuat Pendekatan Humanis dengan Eks Napiter di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

– Upaya deradikalisasi terus dilakukan Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya. Melalui pendekatan dan persuasif, polisi melaksanakan kegiatan sambang silaturahmi kepada warga binaan eks di Kecamatan , Kabupaten Poso, Kamis (4/9/).

Kegiatan ini dipimpin langsung Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir, Ipda Ramlin. Ia mendatangi kediaman warga binaan, yakni Anwar Rifai alias Ustadz Reza dan Rafli alias Abi Yusuf, yang tinggal di Dusun , Desa Masani, Jalan Trans .

Baca Juga:  Trail Adventure & Race Enduro Bhayangkara Otomotif Polda Sulteng Sukses Bikin Penonton Terpukau

Dalam pertemuan tersebut, Ipda Ramlin menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Ia mengajak warga binaan, khususnya , untuk ikut menjaga keamanan lingkungan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat sekitar dalam menolak paham radikal.

“Peran eks napiter sangat penting. Kami berharap mereka bisa menjadi agen perdamaian agar situasi tetap aman dan kondusif,” kata Ipda Ramlin.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas

Rafli, salah satu warga binaan yang sempat bergabung kelompok , kini kembali hidup bersama keluarga dan bekerja sebagai petani. Ia menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat membuat warga merasa lebih tenang.

“Kehadiran kepolisian sangat dibutuhkan. Dengan begini, masyarakat merasa aman dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Rafli.

Sementara itu, warga di Dusun Tamanjeka juga mengaku semakin terbuka terhadap pihak kepolisian. Mereka menyatakan siap bekerja sama dalam mendukung Operasi Madago Raya untuk mencegah munculnya potensi gangguan keamanan.

Baca Juga:  Idul Adha Penuh Kebahagiaan, Satgas Madago Raya Berbagi Daging Kurban ke Warga di Wilayah Operasi

Melalui sambang silaturahmi ini, Satgas Madago Raya menegaskan pentingnya kemitraan dengan masyarakat. Harapannya, langkah tersebut dapat memperkuat stabilitas keamanan di Poso sekaligus menutup penyebaran paham di wilayah operasi.

banner

Komentar