Satgas Madago Raya Perkuat Pendekatan Humanis dengan Eks Napiter di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

– Upaya deradikalisasi terus dilakukan II Preemtif Operasi Madago Raya. Melalui pendekatan humanis dan persuasif, polisi melaksanakan kegiatan sambang silaturahmi kepada binaan eks napiter di Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso, Kamis (4/9/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir, Ipda Ramlin. Ia mendatangi kediaman warga binaan, yakni Anwar Rifai alias Ustadz Reza dan Rafli alias Abi Yusuf, yang tinggal di Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Jalan Trans .

Baca Juga:  902 Personel Diterjunkan BKO Pam TPS, Wakapolda Sulteng Tekankan Netralitas dan Profesionalisme

Dalam pertemuan tersebut, Ipda Ramlin menyampaikan sejumlah . Ia mengajak warga binaan, khususnya eks napiter, untuk ikut menjaga keamanan lingkungan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat sekitar dalam menolak paham .

“Peran eks napiter sangat penting. Kami berharap mereka bisa menjadi agen perdamaian agar situasi tetap aman dan kondusif,” kata Ipda Ramlin.

Baca Juga:  Polda Sulteng Apresiasi Seluruh Elemen, Pendaftaran Pilkada 2024 Berlangsung Kondusif

Rafli, salah satu warga binaan yang sempat bergabung kelompok MIT, kini kembali hidup bersama keluarga dan bekerja sebagai petani. Ia menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat membuat warga merasa lebih tenang.

“Kehadiran kepolisian sangat dibutuhkan. Dengan begini, masyarakat merasa aman dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Rafli.

Sementara itu, warga di Dusun Tamanjeka juga mengaku semakin terbuka terhadap pihak kepolisian. Mereka menyatakan siap bekerja sama dalam mendukung Operasi Madago Raya untuk mencegah munculnya potensi gangguan keamanan.

Baca Juga:  Titip Pesan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Tiwaa Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Toleransi

Melalui sambang silaturahmi ini, menegaskan pentingnya kemitraan dengan masyarakat. Harapannya, langkah tersebut dapat memperkuat keamanan di Poso sekaligus menutup penyebaran paham radikalisme di .

banner

Komentar