Safari Kamtibmas, Kaops Madago Raya Ajak Santri Ponpes Miftahul Khair Jaga Keutuhan Bangsa

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menumbuhkan rasa dan memperkuat jiwa , Kaops Kombes Pol. Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., melakukan kegiatan sambang dan bersama Pimpinan Pondok Pesantren () Miftahul Khair, Ustadz Efendi di Kabupaten , Selasa (9/9/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Kaops Madago Raya didampingi Kasat Binmas AKP Agus Habibi serta Dai Kamtibmas Bripda Yudhi Pratama Djunu. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan.

Baca Juga:  Momen Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Brigpol Akyko Kapito Raih Penghargaan dari Kapolri

Kaops Madago Raya menyampaikan maksud kedatangannya, yakni mengajak pesantren untuk bersama-sama menjaga diri dari paham radikalisme dan intoleransi. 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran akan nilai kebangsaan dan semangat persatuan bangsa.

“Pesantren adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus kebangsaan. Karena itu, kita perlu bergandengan tangan agar tidak ada ruang bagi paham yang bisa memecah belah persatuan,” kata Kombes Heni.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Perkuat Pendekatan Humanis dengan Eks Napiter di Poso

Dalam kesempatan itu, Kombes Heni juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat demi keutuhan bangsa.

Menurutnya, situasi kondusif hanya bisa tercapai jika semua pihak bersinergi, termasuk kalangan pesantren. Ia berharap hubungan ini bisa terus terjalin harmonis ke depannya.

Sementara itu, Ustadz Efendi selaku pimpinan Ponpes Miftahul Khair menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia menyatakan dukungan penuh bersama Polri dalam menjaga persatuan dan keamanan di Tojo Una-Una.

Baca Juga:  FKUB Sulteng Sosialisasikan Moderasi Beragama di Kabupaten Donggala

Selain menyampaikan pesan kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi antara aparat kepolisian dan kalangan pesantren. 

Melalui kegiatan ini, berkomitmen untuk terus menggandeng seluruh elemen masyarakat, khususnya pesantren, dalam menanamkan nilai persaudaraan, toleransi, dan cinta tanah air demi terwujudnya keamanan dan kedamaian di wilayah Sulawesi Tengah.

banner

Komentar