Mahfud MD Siap Perkuat Komite Reformasi Polri Bentukan Presiden Prabowo

-Nasional, News-
oleh

– Mantan Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyatakan kesiapannya bergabung dalam Komite Reformasi Kepolisian yang dibentuk . Kepastian itu disampaikan Mahfud setelah bertemu Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada 16 September 2025.

Mahfud menegaskan kesediaannya bukan sekadar formalitas. Ia menyebut reformasi adalah agenda penting yang harus menyentuh substansi, bukan hanya tampilan luar. 

“ harus menyentuh aturan, aparat, dan budaya,” kata Mahfud dalam keterangannya, Selasa (24/9/2025).

Baca Juga:  Kabidhumas Polda Sulteng Tekankan Peran Bhabinkamtibmas dalam Penerapan Program SIIP

Menurut Mahfud, tahapan besar seperti pemisahan Polri dan TNI memang sudah selesai sejak era reformasi. Namun, ia menilai masih ada pekerjaan rumah besar dalam memperkuat instrumen hukum serta memperbaiki kultur di tubuh kepolisian. Tujuannya agar Polri benar-benar profesional dan mendapatkan kembali kepercayaan publik.

“Instrumen sudah ada, struktur juga sudah ada. Yang sekarang penting adalah bagaimana menanamkan kultur, memperbaiki budaya, sehingga polisi bekerja sesuai koridor hukum dan profesional,” ujarnya.

Baca Juga:  4 Provinsi Bakal Gelar Pemungutan Suara Susulan di 668 TPS

Meski sudah menyatakan siap bergabung, Mahfud mengaku belum membicarakan lebih jauh soal posisi yang akan diembannya dalam Komite Reformasi Kepolisian. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memastikan komite ini benar-benar bekerja untuk kepentingan .

Komite Reformasi Kepolisian sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo sebagai langkah awal mempercepat pembenahan Polri. Komite ini nantinya berisi tokoh-tokoh lintas , mulai dari pakar hukum, akademisi, hingga mantan pejabat negara.

Baca Juga:  Kombes Boy Samola Sosok Tepat Pimpin Operasi Madago Raya Tahap III Tahun 2024

Pembentukan komite ini disebut sebagai respons atas sorotan publik terhadap sejumlah yang melibatkan aparat kepolisian. Pemerintah ingin agar Polri kembali menjadi institusi yang kuat sekaligus dalam melayani masyarakat.

Hingga saat ini, pemerintah masih menyusun struktur lengkap komite tersebut. Kehadiran Mahfud MD dinilai akan memberi bobot lebih, mengingat rekam jejaknya sebagai akademisi, hakim konstitusi, hingga menteri yang lama mengawal isu hukum dan keamanan.

banner

Komentar