Komitmen Bersih Narkoba, 50 Personel Satgas Madago Raya di Poso Jalani Tes Urine

-Kesehatan, News-
oleh

Palu Nesia – Upaya menjaga kedisiplinan dan personel terus dilakukan Satgas Madago Raya. Kali ini, Satgas IV Banops melalui Subsatgas Dokkes menggelar pemeriksaan urine bagi puluhan anggota yang tengah bertugas di Poso, Selasa (9/9/2025).

Tes urine dilakukan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan menyasar personel Satgas III Preventif yang ditempatkan di Tokorondo dan empat yang tersebar di wilayah operasi Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Tokoh Agama Apresiasi Langkah Satgas Madago Raya Jaga Keamanan Lewat Silaturahmi Kamtibmas

Sebanyak 50 personel mengikuti pemeriksaan tersebut. Dengan rincian, 7 personel dari Pos Kamtibmas Tabalu, 7 personel dari Pos Kamtibmas Tamanjeka, 7 personel dari Pos Kamtibmas Masamba, 7 personel dari Pos Kamtibmas , serta 22 personel dari Poskotis Tokorondo.

Satgas IV Banops Madago Raya, Ipda Aditya Kusnadi Putra, A.Md., Kep., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari yang rutin dilakukan kepada personel di lapangan.

Baca Juga:  Pengamanan Ketat di KPU Sulteng, 415 Personel Polda Diterjunkan Jelang Pengundian Nomor Paslon

“Tes urine ini penting sebagai bentuk pengawasan internal. Kami ingin memastikan seluruh anggota benar-benar bersih dari narkoba dan siap menjalankan tugas dengan baik,” kata Ipda Aditya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang dites dinyatakan negatif narkoba. Temuan ini disambut positif karena menegaskan komitmen kuat para personel dalam menjaga profesionalisme.

Selain tes urine, Subsatgas Dokkes juga terus melakukan pelayanan rutin, mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar hingga pemantauan kondisi fisik anggota agar selalu siap menjalani operasi.

Baca Juga:  Warga Poso Pesisir Serahkan Puluhan Amunisi dan Senjata Rakitan, Polisi Apresiasi Kesadaran Masyarakat

“Kami berharap dengan kondisi fisik yang sehat dan bebas narkoba, personel bisa lebih optimal menjaga serta memberikan rasa aman bagi di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso,” tutup Ipda Aditya.

banner

Komentar