Komitmen Bersih Narkoba, 50 Personel Satgas Madago Raya di Poso Jalani Tes Urine

-Kesehatan, News-
oleh

Nesia – Upaya menjaga kedisiplinan dan integritas terus dilakukan Satgas Madago Raya. Kali ini, Satgas IV Banops melalui Subsatgas Dokkes menggelar pemeriksaan urine bagi puluhan anggota yang tengah bertugas di Poso, Selasa (9/9/).

Tes urine dilakukan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan menyasar personel Satgas III Preventif yang ditempatkan di Poskotis Tokorondo dan empat Pos Kamtibmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Tak Terkait Profesi, Polda Sulteng Tegaskan Komitmen Tangani Kasus di Morowali Secara Profesional

Sebanyak 50 personel mengikuti pemeriksaan tersebut. Dengan rincian, 7 personel dari Pos Kamtibmas Tabalu, 7 personel dari Pos Kamtibmas , 7 personel dari Pos Kamtibmas Masamba, 7 personel dari Pos Kamtibmas Kalora, serta 22 personel dari Poskotis Tokorondo.

Satgas IV Banops Madago Raya, Ipda Aditya Kusnadi Putra, A.Md., Kep., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari patroli yang rutin dilakukan kepada personel di lapangan.

Baca Juga:  Sebulan Buron, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Akhirnya Ditangkap Polresta Palu

“Tes urine ini penting sebagai bentuk pengawasan internal. Kami ingin memastikan seluruh anggota benar-benar bersih dari narkoba dan siap menjalankan tugas dengan baik,” kata Ipda Aditya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang dites dinyatakan negatif narkoba. Temuan ini disambut positif karena menegaskan komitmen kuat para personel dalam menjaga profesionalisme.

Selain tes urine, Subsatgas Dokkes juga terus melakukan pelayanan medis rutin, mulai dari dasar hingga pemantauan kondisi fisik anggota agar selalu siap menjalani operasi.

Baca Juga:  Kasus Kematian Bayu Adityawan, Polda Sulteng Tingkatkan ke Tahap Penyidikan

“Kami berharap dengan kondisi fisik yang sehat dan bebas narkoba, personel bisa lebih optimal menjaga keamanan serta memberikan rasa bagi di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso,” tutup Ipda Aditya.

banner

Komentar