Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah khusus Kabupaten Poso terus memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal. Barang yang menjadi fokus pengawasan di antaranya senjata api, , amunisi, hingga barang terlarang lainnya.

Keempat tersebut berada di , Kalora, , dan Tabalu. Seluruhnya menjadi lokasi strategis pengawasan Satgas III Preventif Operasi Madago Raya dalam mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Poso dan sekitarnya.

Baca Juga:  Pesan Damai dari Mimbar Masjid, Dai Polri Ajak Tingkatkan Iman dan Taqwa

Setiap hari, personel pos kamtibmas melakukan razia kendaraan yang melintas di jalur strategis. Razia ini dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi masuknya senjata ilegal organik, rakitan, bahan peledak, maupun barang berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan oleh kelompok tidak bertanggung jawab.

Kasatgas III Preventif , Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si, yang juga menjabat sebagai , mengatakan kegiatan razia tersebut merupakan langkah pencegahan dini. Tujuannya agar wilayah Poso tetap aman dan kondusif dari ancaman keamanan.

Baca Juga:  Dukung Asta Cita Presiden, Polda Sulteng Tanam Jagung di Lahan 20 Hektar

“Razia dilakukan setiap hari secara rutin. Kami ingin memastikan tidak ada celah masuknya barang berbahaya yang dapat mengganggu keamanan masyarakat,” ujar Kombes Kurniawan, Selasa (23/9/2025).

Ia menambahkan, pengawasan di empat pos kamtibmas itu dilakukan dengan sistem berlapis. Personel diturunkan untuk memeriksa kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan angkutan barang yang berpotensi digunakan sebagai sarana penyelundupan.

Baca Juga:  4 Provinsi Bakal Gelar Pemungutan Suara Susulan di 668 TPS

Selain razia, personel pos kamtibmas juga menggencarkan patroli dialogis untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Cara ini diharapkan dapat mendorong ikut berperan aktif memberikan informasi jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan.

“Keamanan tidak bisa hanya dijaga oleh aparat. Kami butuh peran serta masyarakat. Informasi sekecil apapun sangat berharga untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

banner

Komentar