Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

-News-
oleh

– Empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat () di wilayah khusus Kabupaten Poso terus memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal. Barang yang menjadi fokus pengawasan di antaranya senjata api, bahan peledak, amunisi, hingga barang terlarang lainnya.

Keempat pos kamtibmas tersebut berada di , , Masamba, dan Tabalu. Seluruhnya menjadi lokasi strategis pengawasan III Preventif Operasi dalam mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Poso dan sekitarnya.

Baca Juga:  Syukuran HUT ke-74 Polairud, Kapolda Sulteng Tekankan Jaga Stabilitas dalam Menghadapi Tantangan Global

Setiap hari, personel pos kamtibmas melakukan razia kendaraan yang melintas di jalur strategis. Razia ini dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi masuknya senjata ilegal organik, rakitan, bahan peledak, maupun barang berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan oleh kelompok tidak bertanggung jawab.

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si, yang juga menjabat sebagai , mengatakan kegiatan razia tersebut merupakan langkah pencegahan dini. Tujuannya agar wilayah Poso tetap aman dan kondusif dari ancaman keamanan.

Baca Juga:  Dai Polri Ajak Warga Desa Bambalemo Jaga Kamtibmas Pasca PSU di Parigi Moutong

“Razia dilakukan setiap hari secara rutin. Kami ingin memastikan tidak ada celah masuknya barang berbahaya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan masyarakat,” ujar Kombes Kurniawan, Selasa (23/9/2025).

Ia menambahkan, pengawasan di empat pos kamtibmas itu dilakukan dengan sistem berlapis. Personel diturunkan untuk memeriksa kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan angkutan barang yang berpotensi digunakan sebagai sarana penyelundupan.

Baca Juga:  Pesan Kedamaian Satgas Madago Raya Warnai Perayaan Ultah Pura Dharma Sahpawita di Touna

Selain razia, personel pos kamtibmas juga menggencarkan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Cara ini diharapkan dapat mendorong warga ikut berperan aktif memberikan informasi jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan.

“Keamanan tidak bisa hanya dijaga oleh aparat. Kami butuh peran serta masyarakat. Informasi sekecil apapun sangat berharga untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

banner

Komentar