Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah khusus Kabupaten Poso terus memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal. Barang yang menjadi fokus pengawasan di antaranya senjata api, bahan peledak, amunisi, hingga barang terlarang lainnya.

Keempat pos kamtibmas tersebut berada di Tamanjeka, Kalora, Masamba, dan Tabalu. Seluruhnya menjadi lokasi strategis pengawasan Satgas III Preventif Madago Raya dalam mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Poso dan sekitarnya.

Baca Juga:  Cegah Peredaran Senjata Api, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

Setiap hari, personel pos kamtibmas melakukan razia yang melintas di jalur strategis. ini dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi masuknya senjata ilegal organik, rakitan, bahan peledak, maupun barang berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan oleh kelompok tidak bertanggung jawab.

Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si, yang juga menjabat sebagai Polda Sulteng, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan dini. Tujuannya agar wilayah Poso tetap aman dan kondusif dari ancaman keamanan.

Baca Juga:  218 Personel Disiagakan, Polda Sulteng Matangkan Pengamanan Debat Publik Pilgub

“ dilakukan setiap hari secara rutin. Kami ingin memastikan tidak ada celah masuknya barang berbahaya yang dapat mengganggu keamanan masyarakat,” ujar Kombes Kurniawan, Selasa (23/9/2025).

Ia menambahkan, pengawasan di empat pos kamtibmas itu dilakukan dengan sistem berlapis. Personel diturunkan untuk memeriksa roda dua, roda empat, hingga kendaraan angkutan barang yang berpotensi digunakan sebagai sarana penyelundupan.

Baca Juga:  Polwan Polda Sulteng Gelar Sarasehan bersama Tokoh Perempuan di Palu Jelang Hari Jadi ke-76

Selain razia, personel pos kamtibmas juga menggencarkan patroli dialogis untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Cara ini diharapkan dapat mendorong warga ikut berperan aktif memberikan informasi jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan.

“Keamanan tidak bisa hanya dijaga oleh aparat. Kami butuh serta masyarakat. Informasi sekecil apapun sangat berharga untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

banner

Komentar