Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Madago Raya Intensifkan Razia Kendaraan di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Empat pos keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di wilayah operasi khusus Kabupaten Poso terus memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal. Barang yang menjadi fokus pengawasan di antaranya senjata api, , amunisi, hingga barang terlarang lainnya.

Keempat pos kamtibmas tersebut berada di Tamanjeka, Kalora, Masamba, dan Tabalu. Seluruhnya menjadi lokasi strategis pengawasan Operasi Madago Raya dalam mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Poso dan sekitarnya.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Dapat Apresiasi dari IMM Sulteng atas Kepedulian Terhadap Korban Demonstrasi

Setiap hari, personel pos kamtibmas melakukan yang melintas di jalur strategis. Razia ini dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi masuknya senjata ilegal organik, rakitan, bahan peledak, maupun barang berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan oleh kelompok tidak bertanggung jawab.

Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si, yang juga menjabat sebagai Sulteng, mengatakan kegiatan razia tersebut merupakan langkah pencegahan dini. Tujuannya agar wilayah Poso tetap aman dan kondusif dari ancaman keamanan.

Baca Juga:  Ops Keselamatan Berakhir: Laka Lantas Turun 16%, Pelanggaran Lalu Lintas Naik 36% di Sulteng

“Razia dilakukan setiap hari secara rutin. Kami ingin memastikan tidak ada celah masuknya barang berbahaya yang dapat mengganggu keamanan masyarakat,” ujar Kombes Kurniawan, Selasa (23/9/2025).

Ia menambahkan, pengawasan di empat pos kamtibmas itu dilakukan dengan sistem berlapis. Personel diturunkan untuk memeriksa kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan angkutan barang yang berpotensi digunakan sebagai sarana penyelundupan.

Baca Juga:  Menag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Berikut Isinya!

Selain razia, personel pos kamtibmas juga menggencarkan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Cara ini diharapkan dapat mendorong warga ikut berperan aktif memberikan informasi jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan.

“Keamanan tidak bisa hanya dijaga oleh aparat. Kami butuh peran serta masyarakat. Informasi sekecil apapun sangat berharga untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

banner

Komentar