Edukasi Bahaya Radikalisme, Satgas Madago Raya Sapa Siswa SMPN 1 Tojo Lewat Upacara Bendera

-News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Upaya pendekatan humanis dan terus digencarkan Operasi Madago Raya. Terlihat saat personel menyambangi 1 Tojo, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una.

Dalam kesempatannya, memberikan kepada para siswa tentang bahaya paham radikalisme serta pentingnya memegang teguh Pancasila.

Kunjungan yang dilaksanakan pada Senin, (22/9/2025), ini menjadi momen berharga bagi para siswa. Bripka Jabbar Abu, salah satu personel II Preemtif, ditunjuk menjadi pembina upacara. Di hadapan ratusan pelajar, ia menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya dan menanamkan jiwa nasionalisme.

Baca Juga:  Selama Sebulan, Polda Sulteng Ungkap 68 Kasus Narkoba dan Sita 7,6 Kg Sabu

Bripka Jabbar Abu berpesan agar para siswa senantiasa memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila. Ia menyebut Pancasila sebagai pondasi utama untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme yang tinggi dan kuat, demi kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tak hanya itu, ia juga mendorong para siswa untuk menaati setiap peraturan dan tata tertib sekolah. Menurutnya, kedisiplinan pribadi adalah modal awal yang harus dilatih sejak dini, karena akan membentuk siswa yang baik dan unggul.

Baca Juga:  Peduli Kesehatan Warga, Satgas Madago Raya Gelar Pengobatan Gratis di Desa Kilo Poso

Poin krusial lain yang ditekankan adalah agar siswa tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang melanggar norma dan aturan.

Bripka Jabbar Abu mengingatkan mereka untuk selalu berpikir kritis dan selektif dalam bergaul. Ia secara khusus juga menyoroti bahaya paham-paham yang bertentangan dengan ajaran agama.

Ia juga mengimbau para siswa untuk berhati-hati dan tidak mudah dipengaruhi oleh pihak-pihak yang sengaja menyebarkan ideologi menyesatkan.

Kunjungan ini mendapat antusias dari para siswa dan guru. Kepala Sekolah 1 Tojo, Nurul Hasanah, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengapresiasi telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dan memberikan yang sangat relevan para siswa.

Baca Juga:  Upacara Tabur Bunga dan Bhakti Sosial Warnai Semarak Hari Bhayangkara ke-78 di Poso

Nurul Hasanah berharap, kegiatan edukasi semacam ini dapat terus berlanjut. Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan dan dunia pendidikan sangat penting untuk membentengi generasi muda dari berbagai ancaman, baik yang bersifat fisik maupun ideologi.

“Kami berharap kegiatan ini terus berkelanjutan, edukasi ini penting untuk membentengi generasi muda dari berbagai ancaman, baik yang bersifat fisik maupun ideologi menyesatkan,” pungkasnya.

banner

Komentar