Dai Kamtibmas Polri Ajak Tokoh Pemuda Masigi Bersatu Lawan Paham Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme terus digencarkan melalui Tim Da’i melaksanakan kegiatan sambang dan bersama tokoh pemuda di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (25/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga personel Da’i Kamtibmas yakni Aiptu Erwin L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka secara langsung menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, serta mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.

Baca Juga:  Wujudkan Pemilu Damai, Kapolri dan Panglima TNI Komitmen Kawal Pemilu 2024

Polri, Aiptu Erwin L menjelaskan, pemuda dan remaja merupakan kelompok yang paling mudah dipengaruhi oleh paham-paham yang menyesatkan. 

Karena itu, kata Aiptu Erwin, sinergi dengan tokoh masyarakat dan pemuda sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan dari ancaman penyebaran paham radikalisme.

“Pemuda jangan mudah terpengaruh dengan ajakan yang menyesatkan. Jika ada informasi sekecil apapun terkait indikasi paham radikalisme, segera disampaikan agar bisa dicegah bersama,” ujar Aiptu Erwin.

Sementara itu, Aiptu Zulham menegaskan, bahwa kegiatan sambang ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. 

Baca Juga:  3.524 Personel Siap Amankan Arus Mudik, Polda Sulteng Bentuk 92 Pos Pengamanan

Ia berharap kedekatan yang terjalin bisa memperkuat benteng sosial dalam menghadapi paham yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Tokoh pemuda setempat, Alfian, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Tim Da’i Polri. Ia menegaskan kesiapannya untuk mendukung Madago Raya dalam mencegah dan menangkal masuknya paham radikalisme dan intoleransi di lingkungan Kelurahan Masigi.

“Kami sangat berterima kasih atas ini. Insyaallah kami para pemuda siap mendukung dan menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, serta terbebas dari paham berbahaya,” kata Alfian. 

Baca Juga:  Aksi Sosial Satgas Madago Raya Bangun Rumah untuk Warga Sigi yang Lumpuh

Dengan adanya kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan generasi muda dinilai menjadi kunci dalam membangun ketahanan sosial. 

menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat persatuan dan kerukunan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

banner

Komentar