Belajar di Tenda Darurat, Murid SDN 1 Tangkura Dapat Motivasi dari Kapolsek Poso Pesisir Selatan

-News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Poso Pesisir Selatan, Iptu Arkam AR, menyambangi Sekolah Darurat SDN 1 Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso, Selasa (23/9/). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar pascagempa berjalan dan lancar meski masih berlangsung di tenda darurat.

Dalam kunjungannya, Kapolsek menyapa para murid yang sedang mengikuti kegiatan belajar. Ia turut memberikan edukasi mengenai bahaya paham radikalisme yang bisa merusak serta mengingatkan pentingnya menjauhi perilaku bullying antar teman sebaya.

Baca Juga:  Pascagempa Guncang Poso, Satgas Madago Raya Pulihkan Psikologis Warga Melalui Hipnoterapi

Iptu Arkam menekankan pentingnya menanamkan wawasan . Menurutnya, anak-anak di wilayah terdampak bencana harus tetap dibekali dengan nilai cinta tanah air dan semangat persatuan agar tumbuh menjadi generasi penerus yang tangguh.

“Belajar itu harus tetap semangat, meski saat ini kalian masih di tenda darurat. Jangan pernah menyerah untuk meraih prestasi karena masa depan bangsa ada di tangan kalian,” ucap Kapolsek kepada para murid.

Baca Juga:  Hari Ini Penyidik Tunggu Kedatangan Firli Bahuri Jalani Pemeriksaan Soal Kasus SYL

Kapolsek juga mendorong untuk saling menghargai, membantu, dan menjaga kebersamaan. Ia menilai solidaritas antar sesama sangat penting, apalagi di tengah keterbatasan akibat bencana yang menimpa sekolah mereka.

Para murid terlihat bersemangat menerima kunjungan tersebut. Mereka mendengarkan dengan antusias setiap pesan yang disampaikan, baik tentang disiplin belajar, persahabatan, maupun kewaspadaan terhadap pengaruh buruk di sekitar mereka.

Baca Juga:  Hari Sumpah Pemuda , Wakapolda Sulteng Sampaikan Amanat Menpora untuk Generasi Muda

Meski masih menggunakan tenda darurat, aktivitas belajar di SDN 1 Tangkura tetap berjalan berkat dukungan guru dan masyarakat sekitar. Situasi ini sekaligus menunjukkan semangat pantang menyerah para murid dalam menuntut ilmu.

Kunjungan diharapkan memberi tambahan bagi anak-anak. Kehadirannya bukan hanya sebagai pengayom keamanan, tetapi juga pembangkit semangat bagi generasi muda untuk terus berjuang menuntut ilmu di tengah keterbatasan.

banner

Komentar