Belajar di Tenda Darurat, Murid SDN 1 Tangkura Dapat Motivasi dari Kapolsek Poso Pesisir Selatan

-News, Pendidikan-
oleh

– Pesisir Selatan, Iptu Arkam AR, menyambangi Darurat SDN 1 Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Selasa (23/9/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar pascagempa berjalan aman dan lancar meski masih berlangsung di tenda darurat.

Dalam kunjungannya, Kapolsek menyapa para murid yang sedang mengikuti kegiatan belajar. Ia turut memberikan mengenai bahaya paham radikalisme yang bisa merusak generasi muda serta mengingatkan pentingnya menjauhi perilaku bullying antar teman sebaya.

Baca Juga:  IMIP Sebut 13 Orang Meninggal dalam Ledakan Smelter Morowali

Iptu Arkam menekankan pentingnya menanamkan sejak dini. Menurutnya, -anak di wilayah terdampak bencana harus tetap dibekali dengan nilai dan semangat persatuan agar tumbuh menjadi generasi penerus yang tangguh.

“Belajar itu harus tetap semangat, meski saat ini kalian masih di tenda darurat. Jangan pernah menyerah untuk meraih prestasi karena masa depan bangsa ada di tangan kalian,” ucap Kapolsek kepada para murid.

Baca Juga:  Kurang dari Satu Jam, Pelaku Penganiayaan Mahasiswi Koas di Palu Ditangkap Polisi

Kapolsek juga mendorong siswa untuk saling menghargai, membantu, dan menjaga kebersamaan. Ia menilai solidaritas antar sesama sangat penting, apalagi di tengah keterbatasan akibat bencana yang menimpa sekolah mereka.

Para murid terlihat bersemangat menerima kunjungan tersebut. Mereka mendengarkan dengan antusias setiap pesan yang disampaikan, baik tentang disiplin belajar, persahabatan, maupun kewaspadaan terhadap pengaruh buruk di sekitar mereka.

Baca Juga:  Dua Hari Beruntun, Ditpolairud Polda Sulteng Ungkap Tiga Kasus Destructive Fishing

Meski masih menggunakan tenda darurat, aktivitas belajar di SDN 1 Tangkura tetap berjalan berkat dukungan guru dan sekitar. Situasi ini sekaligus menunjukkan semangat pantang menyerah para murid dalam menuntut ilmu.

Kunjungan Kapolsek Poso Pesisir Selatan diharapkan memberi motivasi tambahan bagi anak-anak. Kehadirannya bukan hanya sebagai pengayom , tetapi juga pembangkit semangat bagi generasi muda untuk terus berjuang menuntut ilmu di tengah keterbatasan.

banner

Komentar