62 Warga Masani Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Hidup Sehat dari Satgas Madago Raya

-Kesehatan, News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Antusiasme Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, terlihat saat IV Banops Madago Raya menggelar layanan gratis, Sabtu (6/9/2025).

Aula Kantor Desa Masani dipadati puluhan warga yang datang untuk berobat maupun memeriksakan kondisi kesehatannya yang diberikan secara oleh Satgas Madago Raya.

Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pengobatan umum dan pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta asam urat. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan cepat dan praktis.

Baca Juga:  Kapolsek PPU Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Serahkan Alquran dan Pesan Kamtibmas

Sebanyak 62 orang warga memanfaatkan pelayanan tersebut. Mereka datang dengan beragam keluhan kesehatan, sebagian besar dari kalangan dewasa dan lansia yang membutuhkan pemeriksaan rutin.

Satgas IV Banops Madago Raya, Ipda Aditya Kusnadi Putra, A.Md., Kep., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Pertamina Resmi Turunkan Harga 3 BBM Nonsubsidi Mulai 1 Juli 2026

“Kami hadir bukan hanya untuk memberikan pengobatan, tapi juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat,” jelas Ipda Aditya.

Selain pengobatan, lanjut Ipda Aditya menyebut juga memberikan penyuluhan mengenai pencegahan penyakit. Edukasi tersebut difokuskan pada pola makan sehat, olahraga teratur, serta pentingnya rutin.

“Alhamdulillah, Warga Desa Masani mengaku bersyukur atas kegiatan ini. Menurut mereka, jarak yang cukup jauh menuju fasilitas kesehatan membuat pelayanan seperti ini sangat membantu,” sebutnya.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda NTB Pastikan Keamanan Perairan Mandalika Selama Gelaran MotoGP 2025

Satgas Madago Raya menegaskan akan terus melaksanakan program serupa di berbagai wilayah. Kehadiran mereka diharapkan tak hanya menjaga , tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat di wilayah operasi.

banner

Komentar