Tokoh Masyarakat Torue Dukung Satgas Madago Raya Jaga Kondusifitas Jelang Hari Kemerdekaan RI

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Tim Da'i Polri Operasi Madago Raya kembali mengintensifkan kegiatan sambang dan silaturahmi ke warga di .

Salah satunya dilakukan di Desa Torue, Moutong, pada Minggu (3/8/2025), dengan menyasar setempat sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan.

Dalam kegiatan ini, tiga personel Da'i Kamtibmas meliputi Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, bertemu langsung dengan Hasan, salah satu tokoh masyarakat yang memiliki peran penting di lingkungan setempat. Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan sarat pesan kebangsaan.

Baca Juga:  Ungkap 634 Kasus, Polda Sulteng Amankan 811 Tersangka Narkoba

Tim Da'i Polri mengajak Tokoh masyarakat untuk turut berperan aktif mengimbau warga untuk meramaikan peringatan kemerdekaan dengan memasang di depan masing-masing.

Hal ini dianggap penting sebagai bentuk nasionalisme dan penghormatan atas perjuangan para pahlawan.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i juga menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham-paham radikalisme yang tidak sejalan dengan Pancasila serta UUD 1945.

Baca Juga:  Lintasi 6 Sungai, Kapolsek Ulubongka Beri Pelayanan Kesehatan Gratis ke Pelosok Desa Terpencil

Tokoh masyarakat Hasan menyambut baik ajakan tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas perhatian Polri terhadap masyarakat. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya Satgas Madago Raya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami siap bersama Polri, khususnya dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjaga desa kami dari pengaruh-pengaruh negatif,” kata Hasan.

Baca Juga:  Aksi Kemanusiaan, Pos Kamtibmas Taunca Ikut Donor Darah di Poso Pesisir Selatan

Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya pendekatan Satgas II Preemtif untuk menggandeng masyarakat sebagai mitra dalam membangun ketahanan dan memperkuat semangat kebangsaan di wilayah operasi.

Melalui kegiatan rutin ini, Polri berharap tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan suasana damai, sekaligus menjadi benteng pertama terhadap masuknya paham ekstrem yang merongrong persatuan bangsa.

banner

Komentar