Tangkal Intoleransi, Dai Polri Aktif Silaturahmi dengan Tokoh Agama di Poso

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan Polri melalui pendekatan humanis. Salah satunya dengan kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilaksanakan oleh Tim Da’i Polri kepada para di Kabupaten Poso.

Pada Jumat (1/8/2025), Tim Da’i Polri menyambangi sejumlah di Jalan P. Batam, Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota. Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama dua anggota lainnya, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi.

Baca Juga:  Dai Polri Gandeng Tokoh Masyarakat Cipta Kondisi Tangkal Paham Radikal Jelang Pungut Suara Pilkada 2024

Dalam kunjungan tersebut, Tim Da’i Polri mengajak para untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi Kamtibmas yang semakin kondusif di wilayah Poso. Mereka juga menekankan pentingnya memperkuat nilai- antarumat beragama di tengah masyarakat.

“Menjaga persatuan dan antarwarga adalah benteng utama dalam mencegah masuknya paham-paham dan intoleran,” kata Ipda Ilham Sriwan saat berdialog dengan para setempat.

Baca Juga:  Dai Polri Sambangi Tomas, Tangkal Paham Radikal dan Intoleransi di Kabupaten Parimo

Selain membangun komunikasi yang baik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang berkaitan dengan isu-isu keagamaan dan ideologi menyimpang di tengah masyarakat.

Para yang dikunjungi menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Da’i Polri dan menyatakan kesiapan untuk mendukung aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan membina umat di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Hadiri Silaturahmi Membangun Negeri di Poso, Kapolda Sulteng Serukan Kebersamaan dan Tolak Radikalisme

“Kami sangat mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Polri melalui para Da’i. Ini cara yang sangat tepat dalam menjaga harmoni umat,” ujar salah satu di Poso.

Dengan terus dilakukan pendekatan keagamaan dan silaturahmi lintas tokoh, Polri berharap masyarakat Poso semakin solid dalam menolak segala bentuk intoleransi, dan bersama-sama mewujudkan kehidupan yang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

banner

Komentar