Serahkan Alkitab, Rohaniawan Polri Ajak Jemaat Hidup Rukun Jaga Toleransi 

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya kembali melaksanakan kegiatan ke sejumlah tokoh agama di wilayah Kabupaten Poso. Kegiatan ini dipimpin oleh rohaniawan kamtibmas Aiptu Halput Tarusu, S.Th, pada Minggu (3/8/) kemarin.

Kunjungan pertama dilakukan kepada Lexy Gadjo, Majelis Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Jemaat Mispa Bategencu yang berlokasi di Kecamatan Lage. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Halput menyampaikan pentingnya membangun kemitraan antara masyarakat dan Polri guna menjaga situasi kamtibmas yang dan kondusif.

Baca Juga:  Kaopsda Madago Raya Ajak Masyarakat Proaktif Dalam Mencegah Paham Radikalisme

Selain itu, Aiptu Halput juga menyerahkan sejumlah Alkitab kepada Majelis GKST untuk didistribusikan kepada jemaat. Penyerahan ini sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan yang dan toleran.

“Kemitraan yang baik antara tokoh agama dan kepolisian diharapkan dapat menjadi contoh bagi warga lainnya dalam menciptakan suasana dan harmonis antar umat beragama,” ujar Aiptu Halput.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian, Satgas Madago Raya Serahkan Bantuan ke TPA dan Masjid di Sigi

Kegiatan serupa juga dilakukan di Desa Panjoka, Kecamatan Pamona Utara. Aiptu Halput menyambangi Pdt. Oktavianus Wurere untuk berdialog serta menjalin silaturahmi yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Halput kembali menekankan pentingnya tokoh agama dalam menciptakan kedamaian di tengah masyarakat. Ia berharap sinergitas ini dapat memperkuat pondasi sosial yang mampu menangkal berbagai bentuk provokasi dan .

Baca Juga:  Cegah Paham Radikal, Tim Dai Polri Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama

“Semangat kebersamaan lintas agama adalah kunci menciptakan Poso yang semakin baik dan damai. Mari terus jaga persaudaraan dan demi generasi yang hidup dalam kedamaian,” ucapnya.

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya preemtif Polri melalui Operasi Madago Raya, yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga memperkuat aspek sosial dan spiritual masyarakat demi mewujudkan situasi kamtibmas yang stabil dan berkelanjutan.

banner

Komentar