Satgas Madago Raya Perkuat Sinergi dengan Warga Binaan di Tamanjeka

-News-
oleh

Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya intensif melaksanakan kegiatan untuk menetralisir situasi terkait keberadaan eks narapidana terorisme (napiter) dan simpatisan di wilayah Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. Upaya ini dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pada Jumat (8/8/2025), Iptu Risdiyanto bersama personel Satgas Madago Raya melaksanakan kegiatan sambang silaturahmi di Dusun Tamanjeka, Desa Masani. Mereka bertemu langsung dengan warga binaan , Ali Sannang.

Baca Juga:  Songu Lara Mombangu, Jelang PSU Dai Polri Ajak Warga Jaga Kamtibmas di Parigi Moutong

Ali Sannang merupakan warga Dusun Tamanjeka yang pernah terlibat kasus terorisme di wilayah Poso Pesisir pada tahun 2014. Setelah menjalani proses hukum, ia kembali menetap di kampung halamannya dan kini berprofesi sebagai petani kopi.

Dalam pertemuan tersebut, Ali Sannang menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya Satgas Operasi Madago Raya dalam memulihkan keamanan, menciptakan situasi kamtibmas kondusif, serta menangkal penyebaran paham radikalisme, anti-Pancasila, dan khilafatul muslimin.

Baca Juga:  Momen Hut ke-73 Polairud, Kapolda Sulteng Mendapatkan Brevet Bhayangkara Bahari

Ali Sannang juga berjanji akan melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi kegiatan mencurigakan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Madago Raya yang telah meluangkan waktu bersilaturahmi.

Ia menambahkan, selain bahaya radikalisme, ada persoalan lain yang patut menjadi perhatian aparat, yakni kenakalan dan penyalahgunaan .

Menurutnya, dua hal itu berpotensi menjadi pintu masuk paham radikalisme dan pelanggaran hukum lainnya jika tidak diantisipasi.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Jaga Keamanan, Da'i Polri Ops Madago Raya Sambangi Desa Matako

Dalam kesempatan itu, Satgas Madago Raya turut mendorong serta warga binaan untuk ikut memeriahkan peringatan ke-80 Kemerdekaan RI . Keterlibatan mereka diharapkan menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial yang positif.

Selain berdialog, tim Satgas juga menampung berbagai keluhan dan aspirasi warga setempat untuk ditindaklanjuti. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga keamanan khususnya Kabupaten Poso.

banner

Komentar