Satgas Madago Raya kembali Bagikan Bendera Merah Putih ke Eks Napiter di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Satgas III Preventif Operasi kembali melaksanakan kegiatan berbagi Bendera Merah Putih kepada para eks narapidana kasus terorisme (napiter) di wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (8/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (6/8/2025) ini difokuskan di beberapa lokasi, antara lain Kelurahan Tabalu, Desa Masamba, dan Desa Kalora. Tim menyasar kediaman para eks napiter dengan membawa serta pesan damai dan ajakan untuk turut menjaga keutuhan (NKRI).

Baca Juga:  HUT TNI ke-78, Kapolda Sulteng Pastikan Soliditas dan Sinergitas Terus Terjalin

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan rasa di tengah masyarakat, khususnya bagi para mantan napiter agar bisa kembali berbaur dan menjadi bagian dari pembangunan bangsa.

Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si. yang juga menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Sulteng, menyampaikan bahwa momentum HUT RI menjadi sarana strategis untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, sekaligus menjaga keamanan di wilayah opersi khusunya Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Picnic Party di Taipa Beach Rayakan Milad Kun Anta Preschool dan Hari Anak Nasional 2024

“Kami ingin membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap merah putih. Kehadiran kami juga menjadi bentuk dukungan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi yang kondusif,” ujar Kombes Kurniawan.

Selain pembagian bendera, personel Satgas III Preventif juga menyampaikan pesan- kepada warga. Mereka mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh paham- yang bertentangan dengan ideologi negara maupun aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Pelaku Jambret Jalan Lingkar Untad Dibekuk Tim Jatanras Polda Sulteng

Menurut Kombes Kurniawan, keberadaan eks napiter di tengah masyarakat harus dilihat sebagai peluang untuk mendorong rekonsiliasi dan proses deradikalisasi yang berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya aktif masyarakat dalam mendukung untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

“Kami berterima kasih atas keterbukaan para eks napiter dan masyarakat. Semangat merah putih harus terus menyala, dan Poso harus jadi contoh keberhasilan dalam menciptakan harmoni untuk mewujudkan Indonesia Maju,” pungkasnya.

banner

Komentar