Sampaikan Pesan Kebangsaan, Satgas Madago Raya Ajak Santri Ponpes Darul Quran Cinta NKRI

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga keamanan dan memperkuat toleransi, Kasat Binmas Polres Tojo Una-Una AKP Agus Habibi bersama Dai Bripda Yudhi Pratama Djunu melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Quran, Desa Sumoli, Kecamatan Ratolindo, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Satgas II Preemtif Madago Raya ini bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan kalangan . Dalam kunjungannya, keduanya berdialog langsung dengan para santri dan pengurus pondok, menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan .

Baca Juga:  Pawai Ogoh-Ogoh di Desa Lebagu, Rohaniawan Polri Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang PSU

Dalam kesempatannya, AKP Agus Habibi menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Ia juga mengajak seluruh santri untuk turut menjaga toleransi antar umat beragama serta menjauhi paham-paham yang dapat merusak persatuan.

“Santri adalah generasi penerus bangsa, jadi penting untuk membekali mereka dengan dan semangat cinta ,” kata Kasat Binmas di hadapan para santri.

Baca Juga:  Mulai Hari Ini, Polda Sulteng Fokus Amankan 2.332 Gereja di Sulteng

Bripda Yudhi juga menekankan agar para santri dan masyarakat tetap waspada terhadap potensi masuknya paham radikalisme dan intoleransi.

Menurutnya, paham-paham tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari pihak pondok. Pembina Pondok Pesantren Darul Quran, Ustadz Ilham Badwi, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan kunjungan dari jajaran kepolisian. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut.

Baca Juga:  Dukung Kampung Moderasi Beragama di Parimo, Kasatgas II Preemtif: Sebagai Inspirasi Secara Nasional

“Kami berterima kasih atas pesan-pesan yang disampaikan, terutama soal pentingnya menjaga toleransi dan menolak paham radikal. Semoga ini terus terjalin,” ujar Ustadz Ilham.

Dengan kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif di kalangan santri dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan ketertiban di wilayah Tojo Una-Una.

banner

Komentar