Rohaniawan Polri Serahkan Alkitab di SMA Negeri 1 Lage, Dorong Toleransi Umat Beragama

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat dan pendidikan dalam rangka menjaga keamanan di wilayah Poso, Rabu (6/8/2025).

Rohaniawan Kamtibmas Polri, Aiptu Halput Tarusu, S.Th., melaksanakan ke SMA Negeri 1 Lage, Desa Tagolu, Kecamatan Lage, Poso.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Lage, Ones Morokuhi, S.Pd., M.Pd. Dalam pertemuan hangat tersebut, Aiptu Halput menyampaikan pentingnya kemitraan antara masyarakat, khususnya tokoh pendidikan, dengan aparat demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan harmonis.

Baca Juga:  Silaturahmi Dai Polri dan Tokoh Agama, Jaga Kedamaian Jelang PSU di Parigi Moutong

“Kami berharap sekolah dan guru-guru dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menanamkan nilai-nilai , toleransi, dan kepada para sejak dini,” ujar Aiptu Halput saat berdialog dengan Kepala Sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Halput juga menyerahkan Alkitab kepada Kepala Sekolah untuk kemudian diberikan kepada siswa-siswi Kristen. Pemberian ini sebagai simbol dukungan dan spiritual terhadap generasi muda, serta bentuk nyata kepedulian Polri terhadap keberagaman dan kehidupan beragama.

Baca Juga:  Polda Sulteng Komitmen Tindak PETI, Ajak Aliansi Peduli Lingkungan Turun Lapangan

“Harapannya, kemitraan ini dapat mendorong para tokoh pendidikan dan masyarakat lain untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama di lingkungan masing-masing,” kata Aiptu Halput menambahkan.

Kepala SMA Negeri 1 Lage, Ones Morokuhi, menyambut positif kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian Satgas Madago Raya. Menurutnya, pendekatan humanis dan religius seperti ini sangat penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, Satgas Madago Raya Gelar FGD Interdenominasi Gereja di Poso

“Kami siap mendukung upaya Polri khususnya Satgas Madago Raya dalam menjaga kedamaian di Poso. Pendidikan adalah pilar utama dalam membentuk generasi yang toleran dan cinta damai,” ujar Ones.

Operasi Madago Raya sendiri terus berupaya menciptakan keamanan yang berkelanjutan di wilayah Poso dan sekitarnya melalui pendekatan preemtif. Kegiatan sambang dan silaturahmi oleh rohaniawan Polri menjadi bagian dari upaya membangun harmoni sosial yang kokoh di wilayah operasi.

banner

Komentar