Rohaniawan Polri Serahkan Alkitab di SMA Negeri 1 Lage, Dorong Toleransi Umat Beragama

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dan dalam rangka menjaga stabilitas di wilayah Poso, Rabu (6/8/2025).

Rohaniawan Polri, Aiptu Halput Tarusu, S.Th., melaksanakan sambang silaturahmi ke SMA Negeri 1 Lage, Desa Tagolu, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Lage, Ones Morokuhi, S.Pd., M.Pd. Dalam pertemuan hangat tersebut, Aiptu Halput menyampaikan pentingnya antara masyarakat, khususnya tokoh pendidikan, dengan aparat kepolisian demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan harmonis.

Baca Juga:  62 Warga Masani Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Hidup Sehat dari Satgas Madago Raya

“Kami berharap sekolah dan guru-guru dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menanamkan nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan cinta tanah air kepada para sejak dini,” ujar Aiptu Halput saat berdialog dengan Kepala Sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Halput juga menyerahkan Alkitab kepada Kepala Sekolah untuk kemudian diberikan kepada siswa-siswi Kristen. Pemberian ini sebagai simbol dukungan moral dan spiritual terhadap , serta bentuk nyata kepedulian Polri terhadap keberagaman dan kehidupan beragama.

Baca Juga:  Dialog Bersama Warga, Pos Kamtibmas Tamanjeka Dengarkan Aspirasi Warga

“Harapannya, kemitraan ini dapat mendorong para tokoh pendidikan dan masyarakat lain untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama di lingkungan masing-masing,” kata Aiptu Halput menambahkan.

Kepala SMA Negeri 1 Lage, Ones Morokuhi, menyambut positif kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian Satgas Madago Raya. Menurutnya, pendekatan humanis dan religius seperti ini sangat penting dalam membangun terhadap aparat keamanan.

Baca Juga:  Komitmen Jaga Stabilitas, Satgas Madago Raya Amankan Ibadah Umat Kristiani di Poso

“Kami siap mendukung upaya Polri khususnya Satgas Madago Raya dalam menjaga kedamaian di Poso. Pendidikan adalah pilar utama dalam membentuk generasi yang toleran dan cinta damai,” ujar Ones.

Operasi Madago Raya sendiri terus berupaya menciptakan keamanan yang berkelanjutan di wilayah Poso dan sekitarnya melalui pendekatan preemtif. Kegiatan oleh rohaniawan Polri menjadi bagian dari upaya membangun harmoni sosial yang kokoh di wilayah operasi.

banner

Komentar