Razia Intensif, Satgas Madago Raya Cegah Penyelundupan Senpi Ilegal dan Handak di Poso

-News-
oleh

Nesia – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di wilayah operasi, personel melalui empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Satgas III Preventif menggelar razia kendaraan secara intensif. Razia tersebut dilakukan di sejumlah titik strategis di Kabupaten pada Minggu (10/8/2025).

III Preventif Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin dalam memastikan situasi tetap kondusif di khusus. Ia menjelaskan, razia digelar di lokasi yang menjadi pintu masuk dan keluar kendaraan menuju Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Pembersihan Sekolah Rusak Akibat Gempa di Ueralulu Jadi Prioritas Satgas Madago Raya

“Razia kendaraan ini kami lakukan setiap hari di titik-titik strategis. Tujuannya untuk mencegah masuknya barang-barang berbahaya yang dapat mengganggu keamanan,” ujar Kombes Kurniawan yang juga menjabat sebagai Dansat Brimob Sulteng.

Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas. Pemeriksaan dilakukan terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan, barang bawaan, dan identitas pengendara. Proses pemeriksaan dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai prosedur.

Baca Juga:  Polri Gandeng Sekdes Jononunu Perangi Radikalisme dan Intoleransi di Parimo

Kombes Kurniawan menegaskan, fokus utama razia adalah mencegah penyelundupan senjata api ilegal, amunisi, bahan peledak, organisasi terlarang, serta bahan berbahaya lainnya. 

Menurutnya, pengawasan ketat di jalur keluar-masuk menjadi langkah penting dalam memutus potensi ancaman keamanan. Selain pemeriksaan fisik, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas. Hal ini dilakukan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah operasi.

Baca Juga:  Atribut ISIS Hingga Amunisi Diserahkan Eks Simpatisan MIT dan Masyarakat Poso

“Kami mengajak masyarakat ikut serta menjaga keamanan dengan melaporkan segera jika menemukan aktivitas atau barang mencurigakan,” ujarnya.

Hingga siang ini, razia yang dilakukan di empat pos tersebut berjalan lancar tanpa temuan barang berbahaya. Meski begitu, pihaknya memastikan kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi terciptanya situasi aman dan kondusif di khususnya Kabupaten dan sekitarnya.

banner

Komentar