Pembersihan Sekolah Rusak Akibat Gempa di Ueralulu Jadi Prioritas Satgas Madago Raya

-News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Setelah gempa bumi berkekuatan 6,0 magnitudo yang mengguncang Desa Ueralulu, Kecamatan pada 2025 lalu, sejumlah pihak bergerak cepat melakukan tanggap darurat. 

Operasi Madago Raya bersama masyarakat setempat melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak, khususnya di SD/ Desa Ueralulu.

Kegiatan ini melibatkan dari Pos Kamtibmas serta Tim Alfa 1 dan Alfa 2, yang secara bersama-sama membersihkan reruntuhan bangunan, termasuk meja dan kursi yang terdampak gempa. 

Baca Juga:  Dorong Semangat Kebangsaan, Satgas Madago Raya Gelar Upacara Bendera di Poso

Aksi ini diinisiasi atas arahan Dansat Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si yang juga menjabat sebagai Ops Madago Raya.

Dansat Brimob menyebut, bangunan yang terdampak cukup parah memerlukan penanganan segera agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu lebih lama. Langkah ini juga bertujuan meminimalisir risiko kecelakaan akibat reruntuhan yang masih berserakan.

“Kami berkomitmen membantu masyarakat dan memastikan proses belajar mengajar bisa segera berjalan kembali dengan aman dan nyaman. Pembersihan ini menjadi langkah awal pemulihan pasca-bencana,” ujar Kombes Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga:  Tiga Lokasi Aksi May Day di Sulteng, Polisi Imbau Unjuk Rasa Damai

Kombes Kurniawan menambahkan, selain pembersihan, tim gabungan juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama gempa bumi. 

“Pendekatan ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran warga untuk lebih sigap dan waspada dalam situasi darurat,” ucapnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif, Syawal Tikara, guru SDN 2 Tokorondo Ueralulu mengatakan, kehadiran tim gabungan sangat membantu mempercepat proses pembersihan pasca-bencana.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Pastikan Pengamanan Paskah di Poso Berjalan Aman dan Kondusif

“Evakuasi material reruntuhan ini penting agar siswa dapat kembali belajar dengan nyaman walaupun harus menggunakan teras bangunan yang masih layak,” ungkapnya.

Dengan koordinasi yang baik antara aparat keamanan, tim gabungan, dan masyarakat, proses pemulihan pasca-gempa di Desa Ueralulu diharapkan dapat berjalan lancar dan cepat, sehingga aktivitas pendidikan dan kehidupan masyarakat kembali normal.

banner

Komentar