Pembersihan Sekolah Rusak Akibat Gempa di Ueralulu Jadi Prioritas Satgas Madago Raya

-News, Pendidikan-
oleh

Palu Nesia – Setelah gempa bumi berkekuatan 6,0 magnitudo yang mengguncang Desa Ueralulu, Kecamatan Pesisir pada 17 Agustus lalu, sejumlah pihak bergerak cepat melakukan tanggap darurat. 

Operasi bersama masyarakat setempat melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak, khususnya di / Satap Desa Ueralulu.

Kegiatan ini melibatkan dari Pos Kamtibmas serta Tim Alfa 1 dan Alfa 2, yang secara bersama-sama membersihkan reruntuhan bangunan, termasuk meja dan kursi yang terdampak gempa. 

Baca Juga:  Cegah Intoleransi, Satgas Madago Raya Rangkul Tokoh Agama Perkuat Persaudaraan di Poso

Aksi ini diinisiasi atas arahan Dansat Brimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K.,M.Si yang juga menjabat sebagai Kasatgas III Preventif Ops Madago Raya.

Dansat Brimob menyebut, bangunan yang terdampak cukup parah memerlukan penanganan segera agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu lebih lama. Langkah ini juga bertujuan meminimalisir risiko kecelakaan akibat reruntuhan yang masih berserakan.

“Kami berkomitmen membantu masyarakat dan memastikan proses belajar mengajar bisa segera berjalan kembali dengan aman dan nyaman. Pembersihan ini menjadi langkah awal pemulihan -bencana,” ujar Kombes Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga:  Dai Polri Edukasi Siswa SMA Negeri 1 Parigi Tengah tentang Bahaya Radikalisme dan Narkoba

Kombes Kurniawan menambahkan, selain pembersihan, tim gabungan juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama gempa bumi. 

“Pendekatan ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran warga untuk lebih sigap dan waspada dalam situasi darurat,” ucapnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif, Syawal Tikara, guru SDN 2 Tokorondo Ueralulu mengatakan, kehadiran tim gabungan sangat membantu mempercepat proses pembersihan pasca-bencana.

Baca Juga:  Patroli Jalur Klasik, Bukti Komitmen Ops Madago Raya Ciptakan Poso yang Aman dan Kondusif

“Evakuasi material reruntuhan ini penting agar siswa dapat kembali belajar dengan nyaman walaupun harus menggunakan teras bangunan yang masih layak,” ungkapnya.

Dengan koordinasi yang baik antara aparat keamanan, tim gabungan, dan masyarakat, proses pemulihan pasca-gempa di Desa Ueralulu diharapkan dapat berjalan lancar dan cepat, sehingga aktivitas pendidikan dan kehidupan masyarakat kembali normal.

banner

Komentar