Pascagempa Guncang Poso, Satgas Madago Raya Pulihkan Psikologis Warga Melalui Hipnoterapi

-Kesehatan-
oleh

Palu Nesia – Upaya pemulihan korban terdampak gempa bumi terus dilakukan di Kabupaten , Sulawesi Tengah. Salah satunya lewat kegiatan hipnoterapi yang digelar Satgas III Preventif Operasi di dua desa terdampak, yakni Desa Masani dan Desa Tangkura, Kamis (28/8/).

Hipnoterapi ini ditujukan untuk membantu pemulihan psikologis warga yang mengalami trauma 5,8 Magnitudo di Kabupaten Poso, pada Minggu 2025 lalu. Total 221 warga mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 116 warga Desa Masani dan 105 warga Desa Tangkura.

Kegiatan di Desa Masani dipandu oleh PS. Kasi Provos Sat Iptu Zulfahdy Nurlubis, sementara di Desa Tangkura dipandu oleh PS. Kaurren Subbagrenmin Iptu Kusairi, S.Sos.I., M.Pd.I. Personel Satgas III Preventif turut hadir bersama Letda Inf Irfan dari Yonif 714/SM selaku Danpos Penanggulangan Bencana, serta Bhabinkamtibmas setempat.

Baca Juga:  Imam Masjid Nurul Jannah Poso Dukung Polri Cegah Paham Ideologi Menyimpang

Masyarakat tampak antusias mengikuti terapi, dan sejumlah warga mengaku merasa lebih tenang serta terbantu secara psikologis. Usai pelaksanaan hipnoterapi, para peserta juga menerima bantuan dari Satgas Madago Raya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar mereka pascabencana.

Pemerintah desa pun menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dansat Brimob Polda Sulteng melalui Satgas Madago Raya.

Baca Juga:  2 Tersangka Korupsi 29 Miliar di Bangkep, Diserahkan Penyidik ke Kejati

“Kegiatan ini sungguh luar biasa. Warga yang tadinya merasa dan takut kini mulai pulih kembali. Kami berharap hipnoterapi ini bisa dilakukan secara berkelanjutan,” kata Kepala Desa Masani, Jems Krening Garura.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Tangkura, I Made Sumerta. Ia mengapresiasi dukungan Satgas III Preventif Ops Madago Raya dalam upaya pemulihan trauma masyarakat.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Satgas Madago Raya atas kepedulian dan perhatian terhadap warga kami. Semoga kerjasama dan kolaborasi seperti ini terus terjalin,” ujarnya.

Sementara itu, Ops Madago Raya, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si yang juga selaku Dansat Brimob Polda Sulteng menjelaskan, kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Pemulihan mental sama pentingnya dengan pemulihan fisik pascabencana.

Baca Juga:  156 Warga Desa Kalora Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Satgas Madago Raya

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat dalam menjaga keamanan, tapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan,” ujar Kombes Kurniawan Tandi Rongre dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/8/2025).

Kombes Kurniawan berharap, melalui hipnoterapi ini bisa membantu warga untuk bangkit dari trauma dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan semangat baru.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu warga untuk bangkit dari trauma dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan semangat baru,” pungkasnya.

banner

Komentar