Lewat Silaturahmi, Dai Polri Madago Raya Perkuat Keamanan Wilayah Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Nesia – Satuan Tugas II Preemtif melalui program Da'i Polri melaksanakan silaturahmi dan sambang kepada jamaah Masjid Nur Fatra di Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota, Poso, Selasa (12/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah penyebaran paham dan intoleran di wilayah .

Tim Da'i Polri dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Mereka tiba di Masjid Nur Fatra disambut hangat oleh pengurus masjid dan sejumlah jamaah yang baru selesai menunaikan salat dzuhur.

Baca Juga:  Satgas OMP Tinombala 2024 Pastikan Surat Suara Pilkada Aman Sampai Tujuan

Dalam kesempatan itu, Tim Da'i Polri menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak jamaah untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Menurut Ipda Ilham, stabilitas keamanan di Poso tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

“Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci untuk mencegah masuknya ideologi yang dapat memecah belah persatuan, seperti paham radikal, , dan kelompok intoleran,” kata Ipda Ilham di hadapan jamaah.

Baca Juga:  TNI Polri Gelar Patroli Skala Besar Jaga Situasi Aman di Sulteng Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI

Selain memberikan imbauan, Tim Da'i Polri juga mendorong terbentuknya bersama dalam menjaga keamanan. Warga diminta lebih aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.

Aiptu Ridwan menambahkan, masjid memiliki strategis sebagai pusat akhlak dan persatuan umat.

“Dari masjid, kita bisa menebarkan ajaran Islam yang damai, toleran, dan penuh kasih sayang. Jangan sampai masjid justru dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin menyebarkan kebencian,” ujarnya.

Baca Juga:  Hadiri FDP ke-25, Kaops Madago Raya: Festival Danau Poso Jadi Simbol Keberagaman dan Kerukunan di Poso

Kegiatan sambang ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan hubungan semakin kuat sehingga potensi gangguan keamanan bisa ditekan .

Operasi Madago Raya sendiri merupakan operasi pemeliharaan kamtibmas yang salah satu fokusnya adalah pencegahan melalui pendekatan preemtif.

Program Da'i Polri menjadi bagian penting dari upaya tersebut, mengedepankan dialog, edukasi, dan pembinaan masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

banner

Komentar