Lewat Silaturahmi, Dai Polri Madago Raya Perkuat Keamanan Wilayah Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satuan Tugas II Preemtif Madago Raya melalui program Da'i melaksanakan silaturahmi dan sambang kepada jamaah Masjid Nur Fatra di Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Selasa (12/8/).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleran di wilayah operasi.

Tim Da'i Polri dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, bersama Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Mereka tiba di Masjid Nur Fatra disambut hangat oleh pengurus masjid dan sejumlah jamaah yang baru selesai menunaikan salat dzuhur.

Baca Juga:  Tindak Tegas Tambang Ilegal, Polda Sulteng Amankan 7 Alat Berat di Parigi Moutong 

Dalam kesempatan itu, Tim Da'i Polri menyampaikan pesan-pesan serta mengajak jamaah untuk bersama-sama menjaga dan ketertiban lingkungan.

Menurut Ipda Ilham, di Poso tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

“Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci untuk mencegah masuknya ideologi yang dapat memecah belah persatuan, seperti paham radikal, separatis, dan kelompok intoleran,” kata Ipda Ilham di hadapan jamaah.

Baca Juga:  Polda Sulteng Ikuti Dialog Publik Menjaga Stabilitas Sosial Pasca Pemilukada 2024

Selain memberikan imbauan, Tim Da'i Polri juga mendorong terbentuknya komitmen bersama dalam menjaga keamanan. Warga diminta lebih aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.

Aiptu Ridwan menambahkan, masjid memiliki strategis sebagai pusat akhlak dan persatuan umat.

“Dari masjid, kita bisa menebarkan ajaran Islam yang damai, toleran, dan penuh kasih sayang. Jangan sampai masjid justru dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin menyebarkan kebencian,” ujarnya.

Baca Juga:  Rekrutmen Bintara Bakomsus Polri di Sulteng, Peluang Emas Bagi Lulusan Bidang Pangan dan Kesehatan

Kegiatan sambang ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan hubungan semakin kuat sehingga potensi gangguan keamanan bisa ditekan .

Operasi Madago Raya sendiri merupakan operasi pemeliharaan kamtibmas yang salah satu fokusnya adalah pencegahan melalui pendekatan preemtif.

Program Da'i Polri menjadi bagian penting dari upaya tersebut, mengedepankan dialog, edukasi, dan pembinaan masyarakat untuk menciptakan situasi yang dan kondusif.

banner

Komentar