Eks Napiter dan Warga Tamanjeka Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – mewarnai peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Usai pelaksanaan upacara di Lapangan Sepak Bola Dusun Tamanjeka, Desa Masani, sebuah bendera merah putih raksasa berukuran 30×20 meter dibentangkan oleh eks narapidana terorisme (napiter) bersama warga, Minggu (17/8/2025).

Pembentangan itu menjadi simbol persatuan sekaligus wujud kebangkitan semangat di tanah Poso. Aksi tersebut disaksikan langsung oleh Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr Agus Nugroho, bersama Forkopimda Kabupaten Poso, para tokoh serta sejumlah tamu undangan.

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas, Satgas Madago Raya Kunjungi Tokoh Agama dan Pemuda di Poso

Suasana semakin khidmat saat lagu “Berkibarlah Negeriku” dilantunkan oleh penyanyi lokal Sanna Sannon. Ribuan warga yang hadir tampak terhanyut dalam momen tersebut, bahkan tak sedikit yang haru hingga meneteskan air mata.

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Agus Nugroho, mengapresiasi langkah eks napiter yang ikut serta dalam kegiatan itu. Menurutnya, kebersamaan dalam mengibarkan merah putih adalah bukti nyata perubahan positif serta tekad bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

Baca Juga:  5 Kasus Tindak Pidana Pemilu 2024 Ditangani Polda Sulteng, 4 Selesai dan 1 Sedang Diproses

“Ini adalah momentum bersejarah. Melihat masyarakat bersama eks napiter bergandengan tangan membentangkan merah putih adalah simbol rekonsiliasi dan persaudaraan dalam pemeliharaan situasi di Poso,” kata Irjen Agus Nugroho.

Ia juga menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata bagaimana peringatan tidak hanya sekadar seremoni, melainkan sarana untuk mempererat persatuan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Perkuat Kolaborasi, Satgas Madago Raya Ajak Mahasiswa PBL Untad Jaga Stabilitas Kamtibmas di Poso

Selain pembentangan bendera raksasa, warga dan eks napiter juga terlibat dalam sejumlah kegiatan lainnya di Dusun Tamanjeka. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya merawat nilai persatuan sekaligus mengingatkan generasi muda tentang pentingnya menjaga keutuhan bangsa.

Dengan suasana haru dan penuh semangat nasionalisme, acara peringatan ke-80 di Tamanjeka meninggalkan kesan mendalam. Merah putih yang berkibar megah menjadi simbol tekad bersama menuju Indonesia yang lebih maju dan damai.

banner

Komentar