Dai Polri Satgas Madago Raya Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Safari Kamtibmas di Parimo

-News-
oleh

Palu Nesia – Tim Da’i yang tergabung dalam Satgas II Preemtif Madago Raya melakukan safari kamtibmas di Masjid Darussalam, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Parigi Moutong, Kamis (28/8/2025). Kegiatan dimulai dengan salat dzuhur berjamaah, dilanjutkan dengan silaturahmi bersama ta’mir dan jamaah masjid.

Tiga personel Da’i yang hadir dalam kegiatan itu adalah Aiptu Erwin L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka merupakan bagian dari Satgas untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan, khususnya dari ancaman paham dan intoleran.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Lantik 267 Siswa Diktuba SPN Polda Sulteng menjadi Bintara Polri

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da’i menyampaikan pesan penting kepada para jamaah terkait pentingnya menjaga lingkungan masjid dan tempat tinggal dari penyusupan paham-paham menyimpang yang dapat memecah belah umat dan merusak persatuan.

“Perlu peran serta aktif seluruh elemen masyarakat untuk mendeteksi dan mencegah berkembangnya radikalisme. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami,” ujar Aiptu Erwin dalam dialog bersama pengurus masjid dan jamaah.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Edukasi Warga Desa Banano Soal Bahaya Paham Radikalisme

Tim Da’i juga mengajak jamaah untuk tidak segan-segan melaporkan bila menemukan indikasi ajaran menyimpang atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindakan radikalisme, terutama yang menyasar tempat ibadah.

Respons positif datang dari pengurus Masjid Darussalam. Ta’mir masjid sekaligus penggiat dakwah, Ustadz Dedi, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan kepedulian Polri. Ia menyatakan siap mendukung langkah pencegahan yang dilakukan oleh Satgas Ops Madago Raya.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Bersatu Tolak Paham Radikalisme dan Intoleran

“Ini bentuk pendekatan yang sangat kami hargai. Kami dari pihak masjid siap bersinergi dengan dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dari pengaruh negatif,” ujar Dedi.

Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya preemtif Madago Raya yang menekankan pendekatan persuasif dan edukatif. Satgas berharap kolaborasi semacam ini dapat mempersempit ruang gerak kelompok radikal dan menciptakan suasana aman damai di wilayah operasi.

banner

Komentar