Tangkal Paham Radikal, TNI Polri Sinergi Sambangi Tokoh Masyarakat di Poso Pesisir

-Religi-
oleh

Nesia – Upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di wilayah Kabupaten Poso terus dilakukan oleh Satgas II Preemtif Operasi . Salah satu langkah nyata yang diambil adalah melalui kegiatan atau ke warga yang berada di .

Pada Jumat, 18 Juli 2025, personel Kelurahan Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir, Brigpol Sugianto, bersama Bhabinsa setempat, melaksanakan sambang ke salah satu masyarakat, Paimun di Kelurahan Tabalu.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi aparat untuk mempererat hubungan dengan warga sekaligus memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan wilayah.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Dorong Sinergi Pemprov dan Pemkab Banggai di Rapat Koordinasi

Dalam kesempatan itu, Brigpol Sugianto menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga. Ia mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama menciptakan keamanan dan ketenangan di tengah masyarakat.

Selain itu, warga juga diingatkan agar senantiasa menjaga antar sesama, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun antar umat beragama.

Baca Juga:  Upacara Bareng Brimob, Siswa SDN Ratalemba Poso Dapat Edukasi Cinta Tanah Air

“Kerukunan adalah pondasi penting untuk mencegah perpecahan di tengah masyarakat,” ujar Brigpol Sugianto dalam kunjungannya.

Tak hanya itu, Sugianto juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap penyusupan paham radikal yang bisa merusak persatuan bangsa dan keyakinan umat beragama. Ia mengingatkan pentingnya membentengi generasi muda dari pengaruh buruk tersebut melalui pengawasan keluarga dan pendidikan agama yang moderat.

Paimun, selaku tokoh masyarakat Kelurahan Tabalu, menyampaikan terima kasih atas kunjungan aparat keamanan tersebut. Ia menilai kehadiran Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa di tengah masyarakat sangat penting untuk menjaga hubungan baik sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.

Baca Juga:  Kaops Madago Raya Tinjau Pelatihan Menjahit bagi Istri Eks Warga Binaan di Poso

“Terima kasih sudah hadir di tengah kami. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kerukunan dan menolak segala bentuk ajaran radikal,” ujar Paimun.

Melalui kegiatan sambang seperti ini, Satgas II Preemtif berharap hubungan harmonis antara Polri, , dan masyarakat semakin erat. Sinergi tersebut menjadi modal utama dalam menciptakan wilayah Poso yang aman, damai, dan bebas dari pengaruh radikalisme.

banner

Komentar