Razia Kendaraan di Poso, Polisi Imbau Warga Tolak Paham Radikal dan Intoleran

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi kembali menggelar kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (15/7/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh , Iptu Arkam AR bersama sejumlah .

Razia dilakukan sebagai langkah imbangan sekaligus mendukung Operasi Patuh 2025 yang saat ini tengah berlangsung di Sulawesi Tengah.

Sejak pagi, sejumlah kendaraan bermotor yang melintas di kawasan tersebut dihentikan untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya. Polisi memastikan setiap pengendara mematuhi aturan lalu lintas, seperti membawa SIM, STNK, serta menggunakan helm bagi pengendara roda dua. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran serta menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

Baca Juga:  Dai Polri Gandeng Tokoh Masyarakat Cipta Kondisi Tangkal Paham Radikal Jelang Pungut Suara Pilkada 2024

Di sela-sela razia, Kapolsek Iptu Arkam turut memanfaatkan momen tersebut untuk mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Poso Pesisir Selatan.

Ia meminta masyarakat tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.

“Kami berharap masyarakat selalu peduli terhadap kondisi keamanan di lingkungan sekitar,” kata Iptu Arkam.

Baca Juga:  Kasatgas Preventif Apresiasi Aksi Cepat Pos Kamtibmas Tabalu Bantu Korban Kecelakaan Lewat Donor Darah

Tak hanya soal keamanan, polisi juga mengingatkan masyarakat untuk terus menolak segala bentuk paham radikal dan .

Menurut Kapolsek, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran paham-paham tersebut dengan tidak memberikan ruang atau tempat bagi pihak-pihak yang ingin merusak di wilayah Poso.

“Jika ada aktivitas yang mencurigakan atau adanya penyebaran ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, segera laporkan kepada aparat terdekat. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  Ops Keselamatan Berakhir: Laka Lantas Turun 16%, Pelanggaran Lalu Lintas Naik 36% di Sulteng

Dengan adanya razia dan edukasi langsung kepada masyarakat ini, diharapkan kesadaran Poso Pesisir Selatan terhadap pentingnya keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas semakin meningkat.

Aparat keamanan memastikan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, tidak hanya untuk menegakkan hukum di jalan raya tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

banner

Komentar