Pimpin Apel Perdana Tahap III Ops Madago Raya Polda Sulteng, Kaops Madago Raya Tegaskan Soliditas dan Sinergitas dalam Mencapai Misi Operasi HarKamTibMas

-News-
oleh

Palu Nesia – Kepala Operasi (Kaops) Madago Raya, Kombes Pol. Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., memimpin apel perdana di Pos Komando Taktis (Poskotis) Tokorondo, Poso, pada Kamis (10/7/2025).

Turut dihadiri oleh seluruh yang tergabung dalam operasi madago raya. Apel ini menjadi momen penting untuk menyatukan persepsi seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Madago Raya Tahun 2025.

Operasi kewilayahan Polda Sulawesi Tengah ini bertujuan untuk memelihara situasi kamtibmas di empat wilayah operasi yakni Kabupaten Poso, Tojo Una-una, Moutong dan Sigi yang masih menjadi perhatian khusus aparat keamanan.

Baca Juga:  Bekuk 6 Kurir Sabu di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Polda Sulteng Sita 16 Kilogram Narkotika

Kombes Heni Agus Sunandar dalam arahannya, menekankan pentingnya menjaga kekompakan antar satuan tugas. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya bergantung pada upaya pencegahan, namun juga pada soliditas dan semangat kebersamaan seluruh yang bertugas.

“Jaga kekompakan dan sinergitas di lapangan. Operasi ini bukan sekadar tugas rutin, tapi misi mulia untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di empat wilayah operasi,” tegas Kombes Heni di hadapan peserta apel.

Selain menekankan disiplin dan sinergi, Kombes Heni juga mengingatkan seluruh agar senantiasa menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam menjalankan tugas. Ia meminta agar pendekatan persuasif tetap diutamakan dalam setiap kegiatan di lapangan.

Baca Juga:  IMIP Sebut 13 Orang Meninggal dalam Ledakan Smelter Morowali

Menurutnya, keberhasilan Operasi Madago Raya bukan hanya diukur dari hasil penegakan hukum, namun juga dari seberapa besar kepercayaan terhadap Polri terus tumbuh. Oleh sebab itu, ia mengajak semua elemen yang terlibat untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

Selain itu, Kombes Heni juga mengimbau kepada yang masih menyimpan atau mengetahui keberadaan barang-barang berbahaya seperti senjata api, amunisi, bahan peledak, maupun barang terlarang lainnya, agar segera melaporkannya kepada aparat kepolisian terdekat.

Baca Juga:  Bangun Sinergi, Satgas Madago Raya dan Pemerintah Desa Petapa Komitmen Lawan Radikalisme

“Partisipasi sangat penting. Jika ada yang mengetahui keberadaan senjata api, bom rakitan, atau benda mencurigakan lainnya, jangan disembunyikan. segera lapor ke pihak berwajib,” imbuhnya.

Karena sejatinya, tugas menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian. Dukungan aktif dari sangat dibutuhkan agar situasi di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso benar-benar aman, damai, dan kondusif secara berkelanjutan, pungkasnya.

banner

Komentar