Perkuat Nasionalisme, Satgas Madago Raya Gencar Sambangi Warga di Wilayah Operasi

-News-
oleh

Nesia – Empat yang berada di bawah kendali Satgas III Preventif Operasi Madago Raya intensif melakukan sambang kepada masyarakat di khususnya Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan rutin setiap hari oleh yang bertugas di Pos Tabalu, Masamba, Tamanjeka, dan Kalora. Langkah ini dijalankan sebagai tindak lanjut arahan Dansat Brimob Polda sekaligus Kasatgas III Preventif, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si.

Sambang rutin itu digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dengan warga. Dengan pendekatan persuasif dan humanis, personel kepolisian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing.

Baca Juga:  Momen Lebaran Idul Fitri, Satgas Madago Raya Kembali Salurkan Sembako untuk Warga Poso

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memantau kondisi sosial di yang pernah menjadi basis konflik di Kabupaten Poso.

“Melalui sambang ini, kami ingin menumbuhkan kembali masyarakat sekaligus mencegah penyebaran paham-paham yang tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar Kombes Pol Kurniawan.

Ia menegaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya perdamaian dan persatuan.

Menurut Kombes Kurniawan, wilayah-wilayah yang disasar dalam sambang ini merupakan kawasan yang dinilai memiliki potensi kerawanan, baik dari segi penyebaran ideologi yang bertentangan dengan Pancasila maupun potensi konflik sosial.

Baca Juga:  Karo Ops Sebut Sulteng Ada Tiga Kabupaten Rawan Jelang Voting Day

Karena itu, pihaknya menugaskan personel untuk hadir secara konsisten, mendengarkan aspirasi warga, serta mendeteksi dini potensi gangguan keamanan di wilayah operasi.

Di Pos Kamtibmas Kalora, misalnya, petugas disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Mereka mengapresiasi kehadiran aparat yang terus menjaga komunikasi dengan warga.

Hal serupa juga terjadi di Tamanjeka dan Masamba, di mana warga secara terbuka berdiskusi dengan petugas mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari keamanan lingkungan hingga isu sosial kemasyarakatan.

Upaya sambang ini tidak hanya berhenti pada komunikasi, tetapi juga diikuti dengan penguatan literasi hukum kepada masyarakat. Petugas memberikan pemahaman terkait aturan perundang-undangan yang harus ditaati, sekaligus mengajak warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Satgas Madago Raya Serukan Pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Kamtibmas

“Warga harus menjadi garda terdepan dalam melawan radikalisme dan intoleransi,” imbuh Kombes Kurniawan.

Kombes Pol Kurniawan memastikan bahwa sambang masyarakat ini akan terus digencarkan selama pelaksanaan Operasi Madago Raya berlangsung. Ia berharap sinergi yang terbangun antara aparat keamanan dan masyarakat bisa menciptakan situasi Poso yang , damai, dan terbebas dari pengaruh paham-paham yang mengancam keutuhan NKRI.

banner

Komentar