Pemberdayaan Berbasis Keterampilan, Satgas Madago Raya Latih Istri Eks Warga Binaan di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

– Upaya deradikalisasi berbasis pendekatan kemanusiaan terus digencarkan Satgas II Preemtif . Salah satunya melalui pembukaan Pelatihan Berbasis Kejuruan Menjahit Gelombang Kedua yang digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso, Kamis (10/7/).

Pelatihan ini menyasar kelompok rentan, yakni para istri dari eks warga binaan yang tinggal di wilayah Poso. Dengan melibatkan 10 , program ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperkuat ketahanan sosial melalui pengembangan keterampilan ekonomi produktif.

Baca Juga:  Wasapada! Kasus Covid-19 Meningkat, Berikut Instruksi Jokowi ke Menteri Kesehatan

Kegiatan dibuka langsung oleh Tim Da'i Polri Satgas II Preemtif yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Tim menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar program keahlian, tapi juga bentuk nyata dari upaya membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

“Ilmu dan keterampilan hanya akan berguna jika kita tekun dan sungguh-sungguh dalam belajar. Jangan ragu untuk mencoba, jangan takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan,” ujar Ipda Ilham Sriwan kepada peserta pelatihan.

Baca Juga:  Kades dan Kepsek SDN Kalora Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis Satgas Madago Raya di Poso

Selain memberikan , Tim Da'i juga menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, pentingnya hidup , serta menjaga situasi keamanan yang sudah semakin kondusif di Poso. Mereka mengajak peserta untuk ikut berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Teruslah belajar, berlatih, dan jadikan pelatihan ini sebagai titik awal membuka usaha sendiri. Bukan hanya membantu keluarga, tapi juga berpotensi membuka lapangan kerja bagi orang lain,” tambahnya.

Baca Juga:  Komunitas Offroader Terus Tunjukan Aksi Sosial Jelang Hari Bhayangkara di Sulteng

Para peserta menyambut pelatihan ini dengan antusias dan menyampaikan terima kasih atas inisiatif dari . Mereka berkomitmen untuk mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan mendorong perdamaian berkelanjutan di Poso.

Satgas Madago Raya berharap, pelatihan ini tidak hanya mencetak perempuan mandiri, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membentengi keluarga dari pengaruh . Pemberdayaan masyarakat menjadi senjata utama melawan narasi kekerasan dan intoleransi.

banner

Komentar