Pemberdayaan Berbasis Keterampilan, Satgas Madago Raya Latih Istri Eks Warga Binaan di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Upaya deradikalisasi berbasis pendekatan kemanusiaan terus digencarkan Satgas II Preemtif Madago Raya. Salah satunya melalui pembukaan Pelatihan Berbasis Masyarakat Kejuruan Menjahit Gelombang Kedua yang digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso, Kamis (10/7/).

Pelatihan ini menyasar kelompok rentan, yakni para istri dari eks warga binaan yang tinggal di wilayah Poso. Dengan melibatkan 10 peserta, program ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperkuat ketahanan melalui pengembangan keterampilan ekonomi produktif.

Baca Juga:  Bangun Motivasi Mahasiswa, Satgas Madago Raya Gelar Hipnoterapi Dua Kampus di Poso

Kegiatan dibuka langsung oleh Tim Da'i Polri Satgas II Preemtif yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Tim menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar program keahlian, tapi juga bentuk nyata dari upaya membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

“Ilmu dan keterampilan hanya akan berguna jika kita tekun dan sungguh-sungguh dalam belajar. Jangan ragu untuk mencoba, jangan takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan,” ujar Ipda Ilham Sriwan kepada peserta pelatihan.

Baca Juga:  Tanamkan Nilai Toleransi Sejak Dini, Rohaniawan Kamtibmas Bagi Alkitab ke Siswa SD di Poso

Selain memberikan , Tim Da'i juga menyampaikan pesan-pesan , pentingnya hidup rukun, serta menjaga situasi yang sudah semakin kondusif di Poso. Mereka mengajak peserta untuk ikut berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Teruslah belajar, berlatih, dan jadikan pelatihan ini sebagai titik awal membuka usaha sendiri. Bukan hanya membantu keluarga, tapi juga berpotensi membuka lapangan kerja bagi orang lain,” tambahnya.

Baca Juga:  Lewat Ibadah Natal, Rohaniawan Kamtibmas Ops Madago Raya Ajak Jemaat GSJA Jaga Kerukunan

Para peserta menyambut pelatihan ini dengan antusias dan menyampaikan terima kasih atas inisiatif dari . Mereka berkomitmen untuk mendukung upaya Polri dalam menjaga dan mendorong perdamaian berkelanjutan di Poso.

Satgas Madago Raya berharap, pelatihan ini tidak hanya mencetak perempuan mandiri, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membentengi keluarga dari pengaruh paham . Pemberdayaan masyarakat menjadi senjata utama melawan narasi kekerasan dan .

banner

Komentar