Peduli Lingkungan, Satgas Madago Raya dan Pelajar MAN 1 Poso Kerja Bakti di Tabalu

-News-
oleh

Palu Nesia – Pos Kamtibmas dari Satgas III Preventif Operasi bersama siswa-siswi MAN 1 Poso menggelar kegiatan di Kelurahan Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (28/7/2025).

Kegiatan ini merupakan instruksi Dansat , Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, yang juga menjabat sebagai III Preventif Operasi Madago Raya.

Kerja bakti dilakukan sebagai bentuk kepedulian personel terhadap lingkungan dan sekitar. Mereka membersihkan lingkungan sekitar kelurahan bersama para pelajar sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kebersihan.

Baca Juga:  3.524 Personel Siap Amankan Arus Mudik, Polda Sulteng Bentuk 92 Pos Pengamanan

“Kegiatan ini adalah bagian dari pendekatan persuasif Satgas Madago Raya kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tapi juga peduli pada kehidupan sosial warga,” ujar Dansat Brimob.

Tak hanya kerja bakti, personel juga menyampaikan pesan- kepada masyarakat. Mereka mengajak warga untuk bersama menjaga keamanan lingkungan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, Dai Polri Gaungkan Pesan Damai di Masjid Birrul Walidain

Warga Tabalu menyambut baik kegiatan ini. Sejumlah masyarakat setempat mengapresiasi keterlibatan pelajar dalam kegiatan sosial bersama aparat keamanan. Menurut mereka, kerja bakti ini bisa mempererat hubungan warga dengan aparat.

Sementara itu, siswa MAN 1 Poso yang ikut serta terlihat antusias. Mereka mengaku senang bisa berkontribusi langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendapatkan pemahaman baru soal pentingnya kamtibmas dari personel Satgas.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, Dai Polri Berikan Edukasi Kamtibmas di Masjid Nur Bahari

Melalui kegiatan ini, Kasatgas III Preventif berharap , gotong royong, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat Poso.

“Operasi Madago Raya bukan hanya soal keamanan, tapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap aparat di wilayah operasi,” pungkasnya.

banner

Komentar