Peduli Lingkungan, Satgas Madago Raya dan Pelajar MAN 1 Poso Kerja Bakti di Tabalu

-News-
oleh

Palu Nesia – Pos dari Operasi Madago Raya bersama siswa-siswi menggelar kegiatan kerja bakti di Kelurahan Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir, Poso, Sulawesi Tengah, Senin (28/7/2025).

Kegiatan ini merupakan instruksi Dansat Brimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, yang juga menjabat sebagai Operasi Madago Raya.

Kerja bakti dilakukan sebagai bentuk kepedulian personel terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Mereka membersihkan lingkungan sekitar kelurahan bersama para pelajar sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kebersihan.

Baca Juga:  Biaya Haji 2024 Diperkirakan Naik, Kemenag Usulkan Rp105 Juta

“Kegiatan ini adalah bagian dari pendekatan persuasif Satgas Madago Raya kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tapi juga peduli pada kehidupan sosial warga,” ujar Dansat Brimob.

Tak hanya kerja bakti, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Mereka mengajak warga untuk bersama menjaga lingkungan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Edukasi Warga Desa Banano Soal Bahaya Paham Radikalisme

Warga Tabalu menyambut baik kegiatan ini. Sejumlah masyarakat setempat mengapresiasi keterlibatan pelajar dalam kegiatan sosial bersama aparat keamanan. Menurut mereka, kerja bakti ini bisa mempererat hubungan warga dengan aparat.

Sementara itu, siswa MAN 1 Poso yang ikut serta terlihat antusias. Mereka mengaku senang bisa berkontribusi langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendapatkan pemahaman baru soal pentingnya kamtibmas dari personel Satgas.

Baca Juga:  Berkedok Agen Travel, 21 Pelaku Penipuan Investasi Trading Dibekuk Polda Sulteng

Melalui kegiatan ini, Kasatgas III Preventif berharap semangat nasionalisme, , dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat Poso.

“Operasi Madago Raya bukan hanya soal keamanan, tapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap aparat di wilayah operasi,” pungkasnya.

banner

Komentar