Kaops Madago Raya Tinjau Pelatihan Menjahit bagi Istri Eks Warga Binaan di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Upaya deradikalisasi berbasis pendekatan kemanusiaan terus digencarkan Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya. Pada Rabu (23/7/), Madago Raya Kombes Pol Heni Agus Sunandar, S.I.K., M.H., didampingi Ka Anev Iptu Andi Cakra, meninjau langsung Pelatihan Berbasis Masyarakat Kejuruan Menjahit di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Poso.

Pelatihan tersebut menyasar kelompok rentan, khususnya para istri dari eks binaan yang bermukim di wilayah Poso. Sebanyak 10 terlibat aktif dalam kegiatan pelatihan yang digelar sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan sosial melalui peningkatan keterampilan ekonomi produktif.

Baca Juga:  Da'i Polri Sambangi Warga Binaan di Poso, Perkuat Sinergi Melawan Radikalisme dan Intoleransi

Kaops Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar dalam kesempatannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata pendekatan humanis Polri dalam membantu masyarakat terdampak konflik agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi.

“Ini bagian dari program soft approach, pendekatan lunak yang menyasar keluarga eks napiter agar tak kembali pada paham ideologi yang bertentangan dengan pancasila,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan langsung ibu-ibu atau istri eks warga binaan dalam berketrampilan menguatkan ekonomi keluarga sejahtera dan masyarakat, sehingga bisa mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

Baca Juga:  Upaya Deradikalisasi, Satgas Madago Raya Kunjungi Eks Napiter di Tamanjeka Poso

Kombes Heni juga menekankan pentingnya lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan jangka panjang. Ia menyebut keterlibatan Dinas Tenaga Kerja dalam pelatihan ini merupakan langkah strategis agar masyarakat mendapat dukungan nyata dalam mengembangkan keterampilan.

ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk mengembalikan rasa percaya diri dan semangat hidup para peserta. Kita ingin mereka bisa berdiri di atas kaki sendiri,” kata Kaops Madago Raya.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Da'i Polri Ops Madago Raya Sambangi Pendeta Desa Matako

Para peserta pun tampak antusias mengikuti pelatihan. Mereka berharap program serupa bisa diperluas dengan pendampingan pascapelatihan agar hasil yang diperoleh dapat maksimal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program preemtif Madago Raya yang terus digulirkan di Poso dan sekitarnya. Dengan pendekatan persuasif dan pelibatan masyarakat secara aktif, berharap tercipta lingkungan yang lebih damai, inklusif, dan kondusif di .

banner

Komentar