Jejak Terakhir Kombes Boy Samola di Ops Madago Raya, Bangun Sekolah di Momen Hari Bhayangkara ke-79

-News, Pendidikan-
oleh

Nesia – Kepala Operasi Madago Raya, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H. kembali menunjukkan dedikasinya dalam misi kemanusiaan di momen Hari Bhayangkara ke-79 “Polri Untuk Masyarakat”, pada Selasa (1/7/2025).

Bersama komunitas Bhayangkara Tadulako Offroader (BTOF), ia menembus medan ekstrem dan terjal melalui sejumlah sungai dengan jarak tempuh sejauh 50 kilometer menuju Dusun Manggalapi, Desa Sausu Salubanga, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, demi melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan SD dan SMP Satu Atap.

Aksi ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79, mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”. Rombongan menempuh perjalanan selama empat jam melintasi medan terjal demi menjangkau daerah terpencil yang selama ini minim akses pendidikan memadai. 

Baca Juga:  Tokoh Agama Poso Apresiasi Satgas Madago Raya dalam Upaya Menangkal Paham Radikalisme

Di lokasi itu, Kombes Boy Samola yang juga selaku pembina BTOF meletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan sekolah terpadu satu atap SD SMP Terpencil Manggalapi.

Kegiatan tersebut bukan yang pertama dilakukan di Manggalapi. Sebelumnya, pada Minggu (8/6/2025), Satgas Operasi bersama BTOF dan komunitas Community (Patrac) juga telah menggelar aksi berupa pemberian makanan bergizi gratis (MBG) Mandiri bagi para siswa SDN Terpencil Manggalapi. Semua ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat pelosok.

Peletakan batu pertama ini sekaligus menjadi momen terakhir Kombes Boy Samola sebagai Kaops Madago Raya. Dalam waktu dekat, ia akan mengemban amanat baru sebagai Direktur Polairud Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Momen tersebut menjadi penutup yang penuh makna dalam pengabdiannya di Sulteng.

Baca Juga:  Tangkal Paham Radikal, TNI Polri Sinergi Sambangi Tokoh Masyarakat di Poso Pesisir

“Memang saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. Kelas-kelas hanya terbuat dari kayu dan cuma ada empat ruangan kelas. Ia berharap pembangunan sekolah satu atap ini bisa segera rampung dan dimanfaatkan oleh anak-anak di wilayah terpencil Manggalapi,” ujar Kombes Boy Samola.

Dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari Polda Sulteng, Polsek Sausu, hingga komunitas dan masyarakat lokal, Kombes Boy Samola yakin pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan mendoakan kelancaran aksi kemanusiaan tersebut.

Baca Juga:  Meski Punya Hak, Jokowi Tegaskan Tidak Akan Ikut Kampanye di Pemilu 2024

“Kami mohon doa restunya, sehingga pembangunan gedung kelas SD dan SMP Satu Atap ini bisa berjalan lancar. Dirgahayu Polri ke-79, Polri Untuk Masyarakat,” ucapnya penuh harap.

Kepala SDN Terpencil Manggalapi, I Made Wesna, tak kuasa menahan haru dengan meneteskan air mata atas perhatian yang diberikan Polda khususnya Satgas dan komunitas BTOF.

“Segala sesuatu telah disiapkan. Bahkan bukan cuma bantuan pembangunan sekolah, ada juga makanan bergizi dan fasilitas lainnya. Terima kasih, Pak Boy. Saya merasa haru,” ujar Wesna sambil menitikkan air mata.

banner

Komentar