Eks Warga Binaan di Poso Pesisir Komitmen Dukung Satgas Madago Raya Jaga Stabilitas Keamanan

Palu Nesia – Upaya terus dilakukan Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya demi menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Poso. Salah satu langkahnya dilakukan pada Minggu (13/7/2025), saat tim menyambangi seorang eks warga binaan di Desa Masamba, Kecamatan Poso Pesisir.

Kegiatan sambang silaturahmi ini dipimpin oleh AKP Risdiyanto dengan tujuan menetralisir potensi kerawanan sehubungan dengan keberadaan eks warga binaan. Dalam kesempatan itu, tim bertemu langsung dengan Muliadi alias Muli, yang sebelumnya menjalani hukuman dan kini telah kembali ke tengah masyarakat.

Baca Juga:  Momentum HUT RI ke-80, Kapolda Sulteng Serahkan Bantuan Mesin Jahit ke Istri Eks Napiter di Poso

Setelah menyelesaikan masa hukumannya, Muliadi memilih menetap kembali di Desa Masamba dan kini menjalani sebagai pengusaha air galon isi ulang.

Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya Satgas Madago Raya dalam menjaga di Kabupaten Poso, khususnya dari potensi penyebaran paham radikalisme.

“Saya siap membantu menciptakan situasi yang aman, menolak segala bentuk radikalisme, dan akan segera melaporkan jika menemukan indikasi penyebaran paham anti-Pancasila atau Khilafatul Muslimin,” kata Muliadi saat berdialog dengan Kapolsek Poso Pesisir.

Baca Juga:  Bahas Kebebasan Pers, Wakapolda Sulteng Tekankan Perlindungan bagi Jurnalis di Forum Diseminasi HAM

Muliadi juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim Satgas Ops Madago Raya yang telah menyempatkan diri bersilaturahmi. Ia menambahkan bahwa selain radikalisme, permasalahan seperti kenakalan dan penyalahgunaan narkoba juga perlu menjadi perhatian khusus aparat keamanan di wilayah Poso Pesisir.

Menurutnya, jika tidak ada penanganan yang serius, kelompok rentan seperti remaja yang terjerumus narkoba bisa menjadi target kelompok radikal. Oleh karena itu, ia berharap ada antara aparat, tokoh masyarakat, dan mantan warga binaan dalam mengedukasi generasi muda agar tidak mudah terprovokasi.

Baca Juga:  6 Sasaran Prioritas Serta 4 Penekanan Kapolda Sulteng di Tahun 2024

Kapolsek Poso Pesisir, AKP Risdiyanto, turut mendorong keterlibatan eks warga binaan dalam menjaga situasi . Ia menilai, pengalaman mereka bisa menjadi kekuatan dalam mengedukasi masyarakat dan mencegah penyebaran paham ekstrem di tengah lingkungan sekitar.

“Kami berharap para eks warga binaan ikut serta dalam memerangi kelompok radikal dan menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban masyarakat,” ucap AKP Risdiyanto.

Kegiatan deradikalisasi ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari pendekatan dan kolaboratif untuk mewujudkan Poso yang maju, aman, damai, dan sejahtera.

banner

Komentar