Dai Polri Satgas Madago Raya Gandeng Tokoh Pemuda Cegah Paham Radikalisme di Parigi

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan intoleran melalui pendekatan humanis di wilayah operasi khususnya Kabupaten Moutong.

Pada Selasa (8/7/2025), Tim Da’i Kamtibmas Polri melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan setempat di wilayah Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Moutong.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tiga personel Da’i Kamtibmas, yakni Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka menyambangi kediaman Kadir yang juga dikenal sebagai pelaku usaha bengkel mobil di kawasan tersebut. Momen silaturahmi ini dimanfaatkan untuk berdialog dan menyampaikan pesan- secara langsung.

Baca Juga:  Polda Sulteng Terjunkan 1.677 Personel TNI Polri Pengamanan Kampanye di Tahun 2024

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da’i Polri mengajak untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari potensi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi.

Tim menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama di kalangan pemuda dan remaja yang dianggap paling rentan terhadap pengaruh paham menyimpang.

“Perlu adanya kolaborasi semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pelaku usaha, untuk saling menginformasikan jika melihat tanda-tanda penyebaran paham radikal di lingkungannya,” ujar Aiptu Zulham saat berdialog.

Baca Juga:  Deteksi Dini Narkoba, Subbiddokpol Biddokkes Polda Sulteng Beri Penyuluhan di SMPN 15 Palu

Tokoh Pemuda, Kadir menyambut baik kunjungan dari Tim Da’i Polri dan mengaku siap mendukung sepenuhnya upaya pencegahan yang dilakukan Satgas Madago Raya. Ia menilai kehadiran polisi dalam bentuk pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat.

“Saya berterima kasih atas silaturahmi ini, dan insyaallah kami siap membantu mencegah masuknya paham radikal yang bisa merusak generasi muda,” ungkap Kadir.

Baca Juga:  Razia Intens, Upaya Satgas Madago Raya Cegah Peredaran Senpi dan Bahan Peledak di Poso

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya preemtif yang dilakukan Satgas untuk membentengi masyarakat dari ideologi kekerasan yang kerap menyasar kalangan akar rumput. Lewat pendekatan ke dan warga yang memiliki pengaruh di komunitasnya, Polri berharap terjalin kemitraan yang kuat.

Satgas menegaskan bahwa upaya deradikalisasi dan deteksi dini terus digalakkan di berbagai wilayah, sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tengah.

banner

Komentar