Dai Polri Satgas Madago Raya Gandeng Tokoh Pemuda Cegah Paham Radikalisme di Parigi

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran dan intoleran melalui pendekatan humanis di wilayah operasi khususnya Kabupaten .

Pada Selasa (8/7/), Tim Da'i Kamtibmas Polri melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan tokoh pemuda setempat di wilayah Kelurahan Masigi, Kecamatan , Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tiga personel Da'i Kamtibmas, yakni Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham. Mereka menyambangi kediaman tokoh pemuda Kadir yang juga dikenal sebagai pelaku usaha bengkel di kawasan tersebut. Momen silaturahmi ini dimanfaatkan untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.

Baca Juga:  Ratusan Pembalap Siap Adu Kecepatan di Piala Kapolda Sulteng Seri 3 Morowali

Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri mengajak tokoh pemuda untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari potensi penyebaran paham dan .

Tim menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama di kalangan pemuda dan remaja yang dianggap paling rentan terhadap pengaruh paham menyimpang.

“Perlu adanya kolaborasi semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pelaku usaha, untuk saling menginformasikan jika melihat tanda-tanda penyebaran paham radikal di lingkungannya,” ujar Aiptu Zulham saat berdialog.

Baca Juga:  Raih Dua Kategori, Bidhumas Polda Sulteng Ukir Prestasi Nasional di Rakernis Humas Polri 2026

Tokoh Pemuda, Kadir menyambut baik kunjungan dari Tim Da'i Polri dan mengaku siap mendukung sepenuhnya upaya pencegahan yang dilakukan Satgas Madago Raya. Ia menilai kehadiran polisi dalam bentuk pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat.

“Saya berterima kasih atas silaturahmi ini, dan insyaallah kami siap membantu mencegah masuknya paham radikal yang bisa merusak generasi muda,” ungkap Kadir.

Baca Juga:  Yayasan Sahabat Madani Siap Bersinergi Bersama Polda Sulteng Jaga Kamtibmas

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya preemtif yang dilakukan Satgas Madago Raya untuk membentengi masyarakat dari ideologi kekerasan yang kerap menyasar kalangan akar rumput. Lewat pendekatan ke tokoh pemuda dan warga yang memiliki pengaruh di komunitasnya, Polri berharap terjalin kemitraan yang kuat.

Satgas Madago Raya menegaskan bahwa upaya dan deteksi dini terus digalakkan di berbagai wilayah, sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat di Tengah.

banner

Komentar