Cegah Radikalisme, Satgas Madago Raya Sambangi Tokoh Agama di Poso Pesisir

-News-
oleh

– Dalam upaya menjaga keamanan dan mencegah penyebaran paham serta intoleran, II Preemtif Operasi Madago Raya terus gencar melakukan pendekatan kepada masyarakat. Salah satunya dengan menggelar kegiatan sambang dan silaturahmi ke tokoh agama dan binaan.

Pada Kamis (3/7/2025), personel Satgas II Preemtif yang juga Bhabinkamtibmas Desa Tiwaa, Brigpol Sutriansyah, menyambangi kediaman H. Rasid Daun, seorang tokoh agama di Desa Tiwaa, Kecamatan , Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Hari ke-19 Puasa, Warga Poso dan Palu Antusias Nikmati Makan Sahur Gratis dari Satgas Madago Raya

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pendekatan humanis Polri untuk memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif. Brigpol Sutriansyah menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan bahaya laten radikalisme.

Dalam pesannya, ia mengimbau warga untuk terus bekerja sama menjaga keamanan lingkungan, menjunjung tinggi nilai- antarumat beragama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyusupan yang dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan beragama.

Baca Juga:  Rohaniawan Polri Serahkan Alkitab di SMA Negeri 1 Lage, Dorong Toleransi Umat Beragama

“Kita berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh ajaran-ajaran menyimpang yang menyesatkan dan merusak harmoni yang telah terbina,” ujarnya kepada tokoh agama dan beberapa warga yang turut hadir saat itu.

Tokoh agama H. Rasid Daun menyambut baik kunjungan Bhabinkamtibmas dan menyampaikan atas perhatian serta pesan-pesan yang diberikan. Ia berharap silaturahmi semacam ini terus dilakukan guna memperkuat hubungan antara masyarakat dengan Polri.

Baca Juga:  Berlaga di Vietnam 2024 Asian Open Police Taekwondo Championsip, Atlit Polda Sulteng Sumbang 2 Emas 1 Perunggu

“Terima kasih atas kunjungan dan pesan-pesan yang membangun. Ini sangat penting bagi warga kami, terutama untuk terus menjaga dan mencegah penyebaran paham yang merusak,” kata H. Rasid.

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari pendekatan preemtif Operasi Madago Raya yang bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan bebas dari pengaruh radikal, terutama di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso.

banner

Komentar