Cegah Radikalisme, Satgas Madago Raya Sambangi Tokoh Agama di Poso Pesisir

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga dan mencegah penyebaran paham radikal serta intoleran, Satgas II Preemtif terus gencar melakukan pendekatan kepada masyarakat. Salah satunya dengan menggelar kegiatan sambang dan ke tokoh agama dan warga binaan.

Pada Kamis (3/7/2025), personel Satgas II Preemtif yang juga Bhabinkamtibmas Desa Tiwaa, Brigpol Sutriansyah, menyambangi kediaman H. Rasid Daun, seorang tokoh agama di Desa Tiwaa, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Baca Juga:  Melalui Pakta Integritas, Polda Sulteng Tegaskan Komitmen Rekrutmen Bersih pada Seleksi SIPSS 2026

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pendekatan humanis untuk memperkuat sinergi dengan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Brigpol Sutriansyah menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan bahaya laten .

Dalam pesannya, ia mengimbau warga untuk terus bekerja sama menjaga keamanan lingkungan, menjunjung tinggi nilai- antarumat beragama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyusupan paham radikal yang dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan beragama.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Ajak Tokoh Masyarakat Bersatu Tolak Paham Radikalisme dan Intoleran

“Kita berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh ajaran-ajaran menyimpang yang menyesatkan dan merusak harmoni yang telah terbina,” ujarnya kepada tokoh agama dan beberapa warga yang turut hadir saat itu.

Tokoh agama H. Rasid Daun menyambut baik kunjungan Bhabinkamtibmas dan menyampaikan atas perhatian serta pesan-pesan yang diberikan. Ia berharap silaturahmi semacam ini terus dilakukan guna memperkuat hubungan antara masyarakat dengan Polri.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Berbagi Kasih, Bagikan Seragam Merah Putih untuk Anak di Wilayah Operasi

“Terima kasih atas kunjungan dan pesan-pesan yang membangun. Ini sangat penting bagi warga kami, terutama untuk terus menjaga dan mencegah penyebaran paham yang merusak,” kata H. Rasid.

Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari pendekatan preemtif Operasi yang bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan bebas dari pengaruh radikal, terutama di wilayah operasi khususnya Kabupaten Poso.

banner

Komentar