Beri Pesan Kamtibmas, Satgas Madago Raya Ingatkan Warga Bahaya Paham Radikalisme

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

Satgas II Preemtif Madago Raya terus intens menyambangi masyarakat dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat () yang kondusif. Salah satu kegiatan dilakukan melalui pendekatan keagamaan dengan ikut melaksanakan Salat Jumat berjamaah bersama warga, pada Jumat (4/7/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Desa Banano dan Desa Betaua dari Polsek , Polres . Ia tergabung dalam Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya, melaksanakan Salat Jumat di Masjid Assyuhada, Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una.

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas Poso, Dai Polri Perkuat Peran Tokoh Agama dalam Pencegahan Radikalisme

Usai melaksanakan salat, Bripka Jabbar Abu, menyempatkan diri menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para jamaah. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan membangun suasana yang rukun serta damai antar umat beragama.

“Kerukunan adalah kunci utama dalam menjaga wilayah kita agar tetap aman dan kondusif. Kami mengimbau agar masyarakat saling menghormati dan menolak segala bentuk intoleransi,” ujar Jabbar di hadapan para jamaah.

Baca Juga:  Polda Sulteng Kerahkan 3.030 Personel, Amankan Mudik Lebaran 2024

Selain itu, Bripka Jabbar juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap masuknya paham-paham yang seringkali mengatasnamakan agama. Ia meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat tanda-tanda atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk memberikan informasi jika ada hal yang mencurigakan. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat sangat penting dalam menangkal penyebaran dan intoleran,” tambahnya.

Penyampaian tersebut mendapat respons positif dari para jamaah. Perwakilan jamaah Masjid Assyuhada menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan penyuluhan yang diberikan oleh Satgas II Preemtif Ops Madago Raya.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Dorong Desa Masari Jadi Teladan Moderasi Beragama di Parimo

“Kami berterima kasih atas pesan-pesan yang disampaikan. Ini penting agar kami juga ikut aktif menjaga kampung kami dari pengaruh negatif. Kami siap membantu pihak kepolisian menciptakan situasi yang aman dan damai,” ujar Ahmad salah satu tokoh masyarakat Desa Betaua.

banner

Komentar