Satgas Madago Raya Gelar Pelatihan Menjahit untuk Istri Alumni Deradikalisasi di Poso

-News, Pendidikan, Religi-
oleh

– Dalam upaya meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat, menggelar Pelatihan Berbasis Masyarakat Kejuruan Menjahit di Kabupaten Poso. Kegiatan ini secara resmi dibuka pada Selasa, 10 Juni 2025, dan akan berlangsung selama 20 hari hingga 30 Juni 2025.

Bertempat di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso, pembukaan pelatihan dihadiri langsung oleh tim Da'i Polri, yakni Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi. Ketiganya merupakan bagian dari Satgas II Preemtif yang aktif menjalankan pendekatan humanis kepada masyarakat dalam rangka mendukung perdamaian di Kabupaten Poso.

Baca Juga:  1.783 Personel Polda Sulteng Diterjunkan Amankan Tahap Kampanye Pemilu 2024

Pelatihan ini menyasar para istri dari alumni program di Kabupaten Poso. Tercatat sebanyak 10 orang peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka akan mendapatkan pelatihan intensif menjahit sebagai bekal untuk membuka usaha mandiri maupun berkontribusi pada ekonomi keluarga.

Dalam kesempatannya, tim Da'i Polri mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Kondisi Poso yang kian kondusif harus dijaga bersama. Mari kita tanamkan sikap saling menghormati dan toleransi antar ,” ujar Ipda Ilham Sriwan di hadapan peserta.

Baca Juga:  Da'i Polri dan Pengurus Masjid Muhajirin Bersatu Tolak Paham Radikal dan Intoleran di Poso

Tim juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga keharmonisan dan menjadi agen perdamaian di lingkungannya. Mereka berharap keterlibatan para ini dapat memperkuat jalinan persaudaraan di tengah keberagaman yang ada di Poso.

Peserta pelatihan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Madago Raya atas kesempatan yang diberikan. Mereka berkomitmen untuk menggunakan ilmu yang diperoleh secara positif dan siap mendukung Polri dalam menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Lewat Pos Kamtibmas, Satgas Madago Raya Intensif Jalin Pendekatan Humanis dengan Warga

Kasatgas II Preemtif Ops Madago Raya, AKBP Moh. Taufik, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun kepercayaan dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Ini adalah wujud nyata dari pendekatan lunak Polri. Kami ingin masyarakat tumbuh bersama dalam perdamaian dan kemandirian,” kata AKBP Taufik dalam keterangan tertulisnya, pada Selasa (17/6/2025).

Kegiatan ini diharapkan mampu membuka jalan bagi lebih banyak program pemberdayaan di masa depan, sekaligus memperkokoh stabilitas wilayah Poso yang terus bergerak menuju kehidupan yang dan sejahtera.

banner

Komentar